Sekjen PKB: Pernyataan Farhat Abbas Bisa Rugikan Jokowi-Ma'ruf - Kompas.com

Sekjen PKB: Pernyataan Farhat Abbas Bisa Rugikan Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 12/09/2018, 14:27 WIB
Farhat Abbas usai melaporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Farhat Abbas usai melaporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding mengaku sudah menegur kader partainya, Farhat Abbas. Teguran diberikan karena unggahan Farhat di akun instagramnya, @farhatabbastv226.

Pada Senin (12/9/2018) kemarin, Farhat mengunggah foto dirinya yang ditambahi tulisan: Pak Jokowi adalah Presiden yang menuntun Indonesia masuk surga!

Foto itu diberikan keterangan:

"Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga ! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah & Nyinyirin Pak Jokowi ! Bakal Masuk Neraka ! ( jubir-Indonesia)".

Karding mengakui pernyataan Farhat tersebut tidak tepat dan bisa menjadi blunder.

"Itu tidak baik. Itu bisa merugikan Pak Farhat sendiri, merugikan partai, merugikan paslon. Sudah, sudah saya tegur," kata Karding di Sekretariat TKN Jokowi-Ma'ruf, di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Baca juga: TKN Jokowi-Maruf Tegur Farhat Abbas, Ini Alasannya

Begitu mengetahui unggahan itu, Karding mengaku langsung menghubungi Farhat lewat WhatsApp. Ia meminta Farhat tak lagi membuat pernyataan kontroversial.

"Ya saya bilang, jangan membuat statement yang bisa dimaknai orang maupun dipahami orang itu menghina, membuli kelompok lain," kata dia.

Karding sendiri menilai, pernyataan Farhat tersebut keluar karena ia terlalu fanatik dengan sosok Jokowi. Menurut dia, Farhat selama kesal dengan orang-orang yang menghina Jokowi mulai dari isu PKI lah, cina, dan lain-lain.

"Maka Farhat Abbas bilang tak boleh menghina seperti itu. Tetapi, saya sudah tegur karena khawatir dianggap itu kebijakan TKN. Itu bukan kebijakan TKN. Itu murni pribadi statmen Pak Farhat Abbas sendiri yang kira-kira fanatik sm Pak Jokowi," kata dia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X