TKN Jokowi-Ma'ruf Tegur Farhat Abbas, Ini Alasannya - Kompas.com

TKN Jokowi-Ma'ruf Tegur Farhat Abbas, Ini Alasannya

Kompas.com - 12/09/2018, 12:33 WIB
Farhat Abbas usai melaporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG Farhat Abbas usai melaporkan Nikita Mirzani ke Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).

JAKARTA, KOMPAS.comTim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan memberikan teguran kepada salah satu anggotanya, Farhat Abbas. Teguran diberikan karena unggahan Farhat di akun Instagram-nya, @farhatabbastv226.

Pada Senin (12/9/2018) kemarin, Farhat mengunggah foto dirinya yang ditambahi tulisan: Pak Jokowi adalah Presiden yang menuntun Indonesia masuk surga.

Foto itu diberikan keterangan:

"Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga ! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah & Nyinyirin Pak Jokowi ! Bakal Masuk Neraka ! ( jubir-Indonesia)".

Baca juga: Fadli Zon Harap Farhat Abbas Nyambung Saat Diajak Debat

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, menyayangkan pernyataan Farhat itu. Ia menegaskan bahwa pernyataan Farhat di akun Twitter-nya itu tidak sesuai dengan nilai-nilai yang dianut TKN Jokowi-Ma'ruf.

"Kami akan memberikan teguran internal ke Bang Farhat. Ini bukan narasi Jokowi-Maruf," kata Raja Juli di Sekretariat TKN Jokowi-Ma'ruf, Menteng, Jakarta, Rabu (12/9/2018).

Raja menegaskan, setiap anggota tim kampanye memang mempunyai gaya sendiri-sendiri dalam mengampanyekan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Namun, cara-cara yang membawa isu primordial tak bisa dibenarkan.

"Kami tak pernah memainkan isu agama, membangun sentimen primordial, apalagi mengaitkan ini dengan akhirat. Ini soal duniawi, kok," kata Raja.

Raja juga sekaligus mengklarifikasi posisi Farhat Abbas di TKN Jokowi-Ma'ruf. Pada awalnya, Farhat Abbas sempat mengaku sebagai juru bicara dan sudah mengikuti pelatihan. Namun, Raja menegaskan bahwa politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu tidak menjadi jubir.

"Farhat memang tidak jadi jubir, tapi jadi bagian dari tim kampanye," kata dia.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X