Nasdem: Sandiaga Uno Bagus Juga "Sowan" ke Megawati - Kompas.com

Nasdem: Sandiaga Uno Bagus Juga "Sowan" ke Megawati

Kompas.com - 12/09/2018, 07:16 WIB
Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (kiri) menunjukkan tempe yang diberikan oleh Ibu Sinta Nuriyah Wahid (kanan) disaksikan putri kedua Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid (tengah) saat berkunjung ke Ciganjur, Jakarta, Senin (10/9). Kedatangan Sandiaga Uno ke kediaman keluarga Gus Dur itu untuk bersilaturahmi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc/18.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Uno (kiri) menunjukkan tempe yang diberikan oleh Ibu Sinta Nuriyah Wahid (kanan) disaksikan putri kedua Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid (tengah) saat berkunjung ke Ciganjur, Jakarta, Senin (10/9). Kedatangan Sandiaga Uno ke kediaman keluarga Gus Dur itu untuk bersilaturahmi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Nasdem Effendi Choirie mengapresiasi langkah bakal calon wakil presiden, Sandiaga Uno, menyambangi kediaman Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden keempat RI, almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Effendi Choirie alias Gus Coy menilai, budaya mengunjungi para pemimpin terdahulu merupakan tradisi yang baik.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga telah melakukan hal yang sama, bersilaturahim dengan keluarga Gus Dur.

Baca juga: Berita Populer Nasional: Sandiaga soal Tempe Setipis ATM, CekRening.id, dan Rp100.00 Dapat Apa

"Siapa pun yang mau jadi pemimpin itu bagus untuk sowan, silaturahim ke mantan-mantan atau tokoh presiden, wakil presiden," kata Gus Coy, di Kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta Pusat, Selasa (11/9/2018).

"Misalnya datang ke Habibie, bagus. Karena Gus Dur sudah meninggal, ke istrinya Gus Dur itu bagus," lanjut dia.

Menurut dia, Sandiaga juga seharusnya bersilaturahim ke kediaman Presiden kelima RI, MegawatI Soekarnoputri, yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan.

Baca juga: Prabowo-Sandiaga Masih Matangkan Tim Pemenangan

"Sandiaga Uno calon wapres bagus juga sowan ke Megawati (Soekarnoputri) sebagai presiden kelima," kata dia.

Gus Coy mengatakan, budaya mengunjungi ini penting untuk menjaga etika dan komunikasi. 

"Jadi calon-calon ini jangan hanya berpikir suara, tapi juga berpikir sopan santun, tradisi yang bagus, melestarikan. Mau jadi pemimpin itu harus sowan ke mantan-mantan pemimpin dan keluarga pemimpin," kata Gus Coy.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X