PDI-P Tak Merasa Diuntungkan dengan Dukungan DPD Demokrat kepada Jokowi - Kompas.com

PDI-P Tak Merasa Diuntungkan dengan Dukungan DPD Demokrat kepada Jokowi

Kompas.com - 10/09/2018, 13:34 WIB
Anggota Badan Legislasi DPR Hendrawan Supratikno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta,  Rabu (25/10/2017)KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Anggota Badan Legislasi DPR Hendrawan Supratikno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/10/2017)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPP PDI-P Hendrawan Supratikno menyatakan partainya tak menganggap dukungan sejumlah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Begini lho, jangan sampai pilihan-pilihan politik, sikap politik, apa lagi sikap itu merupakan sikap elit politik, itu direduksi jadi perhitungan untung rugi untuk pasangan calon tertentu," kata Hendrawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/9/2018).

Ia mengatakan Pilpres 2019 merupakan kontestasi yang dilandasi persahabatan oleh kedua pasangan calon. Karena itu, ia menilai tidak elok jika kekurangan pada pasangan calon tertentu serta merta dikonversi menjadi keuntungan bagi pasangan calon yang lain.

Hendrawan pun menghormati sikap Demokrat yang memberikan dispensasi kepada DPD tertentu yang mendukung Jokowi. Ia pun meyakini Demokrat mampu mengatasi dinamika yang terjadi di internal mereka tersebut.

Baca juga: Demokrat: Tak Masalah jika Deddy Mizwar Jadi Jubir Jokowi-Maruf

"Sepenuhnya itu kewenangan dari pimpinan Demokrat. Kami tidak mau ikut campur dengan urusan dan masalah yang ada di Partai Demokrat. Dan kami percaya bahwa Partai Demokrat sudah teruji dan dewasa untuk menyikapi perbedaan-perbedaan yang muncul di internal partai," lanjut Hendrawan.

Partai Demokrat akan memberikan dispensasi kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat yang mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pemilihan Presiden 2019 dengan berbagai pertimbangan.

Menurut Kapala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, hingga saat ini baru satu daerah yang sedang dipertimbangkan serius mendapatkan dispensasi.

Baca juga: Demokrat Berikan Dispensasi untuk Kader yang Dukung Jokowi


"Hanya Papua yang sedang serius kami pertimbangkan," ujar Ferdinand kepada Kompas.com, Minggu (9/9/2018) malam.

Selain Papua, kata dia, ada tiga DPD lainnya yang juga berkeinginan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.


Namun, untuk tiga DPD itu, Partai Demokrat belum sampai pada tahap pertimbangan.

Kompas TV Partai Demokrat akan memberi sanksi kepada kadernya yang tidak mengikuti perintah partai pada Pilpres 2019.

 

Komentar

Terkini Lainnya

Pembunuh Pensiunan TNI AL Menangis Saat Diberi Tahu Ibunya Meninggal

Pembunuh Pensiunan TNI AL Menangis Saat Diberi Tahu Ibunya Meninggal

Megapolitan
Sisi Kiri dan Kanan Jalan Tol Palindra Terbakar

Sisi Kiri dan Kanan Jalan Tol Palindra Terbakar

Regional
Mendagri Belum Terima Pengajuan Cuti Kampanye Pilpres dari Kepala Daerah

Mendagri Belum Terima Pengajuan Cuti Kampanye Pilpres dari Kepala Daerah

Nasional
Cerita Warga di Jombang Lompati Tembok Tetangga agar Bisa Keluar Rumah

Cerita Warga di Jombang Lompati Tembok Tetangga agar Bisa Keluar Rumah

Regional
Panwaslu Jakarta Selatan Keluhkan Kantor Mereka yang Sempit

Panwaslu Jakarta Selatan Keluhkan Kantor Mereka yang Sempit

Megapolitan
Bina Marga Jakbar: Kerusakan JPO RS Sumber Waras Akan Ditangani PT Transjakarta

Bina Marga Jakbar: Kerusakan JPO RS Sumber Waras Akan Ditangani PT Transjakarta

Megapolitan
Gaji Disunat, Ratusan Pegawai Honorer Datangi Kantor Bupati

Gaji Disunat, Ratusan Pegawai Honorer Datangi Kantor Bupati

Regional
Setelah 3 Tahun Jadi Kadishub, Andri Yansyah Kini Duduki Jabatan Kadisnaker

Setelah 3 Tahun Jadi Kadishub, Andri Yansyah Kini Duduki Jabatan Kadisnaker

Megapolitan
Kerinduan Terdalam Rumoh Baca Hasan-Savvaz, Anak-anak Jauh dari Narkoba (1)

Kerinduan Terdalam Rumoh Baca Hasan-Savvaz, Anak-anak Jauh dari Narkoba (1)

Regional
Gembong: Bahaya kalau Plt di DKI Makin Banyak, Plt Setengah Hati Kerjanya

Gembong: Bahaya kalau Plt di DKI Makin Banyak, Plt Setengah Hati Kerjanya

Megapolitan
Lindungi Pulau-pulau Terluar, Jepang Kembangkan Bom Luncur Supersonik

Lindungi Pulau-pulau Terluar, Jepang Kembangkan Bom Luncur Supersonik

Internasional
Ini Penyebab Atap Bandara Sultan Hasanuddin Keluarkan Asap Tebal

Ini Penyebab Atap Bandara Sultan Hasanuddin Keluarkan Asap Tebal

Regional
Kali Bekasi Tercemar Limbah, PDAM Terpaksa Kurangi Produkai Air Bersih

Kali Bekasi Tercemar Limbah, PDAM Terpaksa Kurangi Produkai Air Bersih

Megapolitan
Minta Maaf, Pemilik Toko PlayStation yang Aniaya Anggota TNI di Medan

Minta Maaf, Pemilik Toko PlayStation yang Aniaya Anggota TNI di Medan

Regional
Trump: Meski Diminta, Saya Tak Berniat Menemui Presiden Iran

Trump: Meski Diminta, Saya Tak Berniat Menemui Presiden Iran

Internasional
Close Ads X