Suciwati Berharap Penuntasan Kasus Munir Tak Sekadar "Janji Surga"

Kompas.com - 07/09/2018, 19:23 WIB
Istri almarhum Munir Said Thalib, Suciwati. Fabian Januarius KuwadoIstri almarhum Munir Said Thalib, Suciwati.

JAKARTA, KOMPAS.com - Istri Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) mendiang Munir Said Thalib, Suciwati berharap komitmen pemerintahan Presiden Joko Widodo menuntaskan kasus suaminya tak sekadar janji manis.

Hal itu mengingat Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang menginstruksikan Kabareskrim Polri Irjen (Pol) Arief Sulistiyanto untuk meneliti kembali kasus Munir.

"Kapolri sudah memberikan statement untuk meminta kepada Kabareskrim meneliti kembali kasus Munir. Saya sih berharap semoga bukan janji surga lagi ya. " kata Suciwati dalam konferensi pers di kantor Kontras, Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Pasalnya, ia khawatir pernyataan Tito bertujuan untuk meredam perhatian publik yang kembali mempertanyakan kelanjutan kasus dalam momentum peringatan kematian Munir pada 7 September ini.

Baca juga: Presiden Jokowi Diminta Maksimalkan Dukungan Politik untuk Tuntaskan Kasus Munir

"Dan karena pada hari 29 Agustus lalu yang justru memang merupakan hari yang mengecewakan. Ketika bagaimana seorang pembunuh (Pollycarpus Budihari Prijanto) bisa dengan mudah lepas," kata dia.

Suciwati mengatakan, dibutuhkan orang-orang yang berintegritas untuk menuntaskan kasus Munir.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau saya sih selalu bilang memang butuh orang-orang berintegritas ya. Artinya, ini jadi bagian dari harapan itu tadi bahwa masih ada orang baik di pemerintahan ini. Jadi saya pikir, ini yang harus kita dorong," kata Suciwati.

Oleh karena itu, Suciwati menaruh harapan besar kepada Tito dan Arief. Menurut dia, keputusan Tito menunjuk Arief sebagai Kabareskrim Polri bisa mewujudkan cita-cita itu. Pasalnya, Arief pernah terlibat dalam penyidikan kasus Munir.

Ia berharap Arief tetap menjaga integritasnya dan tak terpengaruh oleh kepentingan lain yang ingin menghambat penyelesaian kasus ini.

Baca juga: Kapolri Berganti Tujuh Kali, Pengungkapan Kasus Munir Belum Juga Jelas

"Ya semoga Pak Arief bukan jadi orang yang berbeda ya, ketika dia sudah jadi Kabareskrim. Saya harap tidak," kata dia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas HAM Beri Kesempatan 4 Pimpinan dan Sekjen KPK Penuhi Pemanggilan hingga Akhir Bulan

Komnas HAM Beri Kesempatan 4 Pimpinan dan Sekjen KPK Penuhi Pemanggilan hingga Akhir Bulan

Nasional
Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak, Pesantren Disulap Jadi RS Darurat

Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak, Pesantren Disulap Jadi RS Darurat

Nasional
Satgas: Peningkatan Penularan Covid-19 Saat ini Berkaitan dengan Libur Idul Fitri

Satgas: Peningkatan Penularan Covid-19 Saat ini Berkaitan dengan Libur Idul Fitri

Nasional
Pernyataan Kepala BKN soal Informasi Pelaksanaan TWK Rahasia Negara Dianggap Bertentangan UU

Pernyataan Kepala BKN soal Informasi Pelaksanaan TWK Rahasia Negara Dianggap Bertentangan UU

Nasional
BPK: Indonesia Belum Miliki Ekosistem Kesehatan yang Kuat untuk Layani Masyarakat

BPK: Indonesia Belum Miliki Ekosistem Kesehatan yang Kuat untuk Layani Masyarakat

Nasional
Ada Usulan Lockdown Kantor Pemerintahan, Menpan RB: Pemerintah Belum Ambil Keputusan

Ada Usulan Lockdown Kantor Pemerintahan, Menpan RB: Pemerintah Belum Ambil Keputusan

Nasional
Epidemiolog: Penerapan PPKM Mikro Tidak Efek Saat Kasus Covid-19 Sudah Meluas

Epidemiolog: Penerapan PPKM Mikro Tidak Efek Saat Kasus Covid-19 Sudah Meluas

Nasional
Kasus Covid-19 di DPR Meningkat, Dasco Ungkap Kemungkinan Pembatasan Kegiatan Mulai Pekan Depan

Kasus Covid-19 di DPR Meningkat, Dasco Ungkap Kemungkinan Pembatasan Kegiatan Mulai Pekan Depan

Nasional
Dua Siswa Madrasah Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional

Dua Siswa Madrasah Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional

Nasional
Menpan-RB Akui Ada Usulan untuk Lockdown Kantor Pemerintahan

Menpan-RB Akui Ada Usulan untuk Lockdown Kantor Pemerintahan

Nasional
MK Minta DPR Jelaskan Bagaimana Persiapkan DIM UU Cipta Kerja dalam Waktu Singkat

MK Minta DPR Jelaskan Bagaimana Persiapkan DIM UU Cipta Kerja dalam Waktu Singkat

Nasional
Hakim MK Minta Pemerintah Klarifikasi soal Perbedaan Halaman Naskah RUU Cipta Kerja

Hakim MK Minta Pemerintah Klarifikasi soal Perbedaan Halaman Naskah RUU Cipta Kerja

Nasional
Ridwan Kamil: Vaksinasi Berhasil Berkat Bantuan TNI-Polri

Ridwan Kamil: Vaksinasi Berhasil Berkat Bantuan TNI-Polri

Nasional
Ganjar: Pandemi Covid-19 Tingkatkan Kemiskinan dan Pengangguran di Jateng

Ganjar: Pandemi Covid-19 Tingkatkan Kemiskinan dan Pengangguran di Jateng

Nasional
Pimpinan DPR Nilai Uji Klinis Vaksin Nusantara Lebih Baik Dilanjutkan

Pimpinan DPR Nilai Uji Klinis Vaksin Nusantara Lebih Baik Dilanjutkan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X