Akbar Tandjung Minta Partai Golkar Lakukan Konsolidasi Internal

Kompas.com - 06/09/2018, 15:01 WIB
Politisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung saat menghadiri Simposium Nasional oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang di UMM Inn, Kota Malang, Selasa (10/4/2018). KOMPAS.com / Andi HartikPolitisi senior Partai Golkar, Akbar Tandjung saat menghadiri Simposium Nasional oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang di UMM Inn, Kota Malang, Selasa (10/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Golkar Akbar Tandjung meminta Kepengurusan Partai Golkar untuk melakukan konsolidasi internal menjelang Pemilu 2019 mendatang.

Akbar juga meminta kepada para lembaga atau organisasi yang berafiliasi dengan partai yang berlambang beringin tersebut untuk solid dan merapatkan barisan untuk menyukseskan Pileg dan Pilpres 2019.

“Perlu ditunjukkan dengan konsolidasi dari seluruh lembaga yang berafiliasi dengan partai, termasuk tentu organisasi-organisasi yang terafiliasi dengan partai-partai harus berkonsolidasi,”ujar Akbar saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Kamis (6/9/2018).

Diketahui beberapa organisasi atau ormas yang terafiliasi dengan Partai Golkar itu di antaranya Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro), Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG).


Baca juga: Agung Laksono: Tidak Benar Golkar Terpecah, Kami Semua Kompak dan Satu

Adapula ormas Satkar Ulama Indonesia, Al-Hidayah, Himpunan Wanita Karya dan Majelis Dakwah Indonesia.

Akbar juga meminta kepengurusan Partai Golkar fokus memenuhi target kursi pada Pileg yang telah ditetapkan.

Sebelumnya Dewan Pakar Partai Golkar menetapkan target dalam Pileg 2019 dengan mencapai minimal 110 kursi dari 575.

“Kepengurusan partai harus fokus, ketum partai pun juga harus fokus. Kami yang senior pun juga akan memberikan dukungan,” kata Akbar.

“Saya pribadi berkunjung ke berbagai daerah memberikan suatu motivasi kepengurusan partai di daerah supaya bisa melakukan langkah langkah optimal,” sambung Akbar.

Baca juga: Dewan Pakar Minta DPP Golkar Solid untuk Capai Target 110 Kursi

Tak lupa Akbar mengingatkan, untuk mengutamakan kepentingan Partai untuk meraih hasil yang maksimal dalam Pemilu 2019 mendatang.

“Kita mengutamakan sepenuhnya kepentingan partai di atas kepentingan-kepentingan yang lain, kepentingan kelompok fraksi apalagi kepentingan pribadi semua full untuk kepentingan partai,” tutur Akbar.

Sementara, terkait adanya beberapa kader partai Golkar yang terjerat kasus korupsi, seperti mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, Akbar tak banyak memberikan komentar.

“Ini suatu kenyataan kita tidak bisa menutup-nutupi itu, tapi bukan berarti kita tidak berbuat sesuatu,” kata Akbar.

“Memang slogan Golkar bersih itu secara kelembagaan partai Golkar menghendaki supaya membangun satu pemeritahan yang bersih kehidupan partai yang juga bersih,” Akbar menambahkan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X