Moeldoko Siap jika Ditunjuk Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 05/09/2018, 18:46 WIB
Moeldoko di sela-sela perayaan ulang tahunnya di Taman Suropati, Jakarta, Minggu (8/7/2018). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comMoeldoko di sela-sela perayaan ulang tahunnya di Taman Suropati, Jakarta, Minggu (8/7/2018).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku siap jika ditunjuk menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Ya siap saja dong, namanya tugas. Prajurit siap. Gitu aja," kata mantan Panglima TNI ini di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Namun Moeldoko tidak mau berandai-andai, sebab yang memiliki otoritas memilih ketua tim kampanye adalah Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Saat ini, sudah ada beberapa nama yang disebut-sebut berpeluang menjadi ketua timses Jokowi-Ma'ruf. Nama-nama itu antara lain pengusaha Chairul Tanjung, pengusaha yang sukses menjadi Ketua Panitia Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir, dan jurnalis Najwa Shihab.

Baca juga: Kata Bamsoet, Gatot Nurmantyo atau Moeldoko Bisa Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf

Moeldoko mengatakan semuanya memiliki peluang yang sama sebagai ketua timses, termasuk anak muda.

"Semua punya kesempatan yang samalah. Banyak anak muda yang diorbitkan ya. Termasuk yang punya GO-JEK itu, Nadiem (Makarim, CEO Go-JEK Indonesia). Banyak anak-anak muda yang kita dorong maju," katanya.

Di kesempatan lain, Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan bahwa kandidat ketua tim kampanye tidak jauh-jauh dari Erick Thohir dan Chairul Tanjung.

Baca juga: Bersama Moeldoko, Tim Kampanye Jokowi-Maruf Diskusikan Strategi

Romi, sapaan Romahurmuziy, sekaligus membantah kabar bahwa bos GO-JEK Nadiem Makarim menjadi salah satu kandidat ketua tim sukses.

Namun, ia tak menjanjikan apa-apa karena menunggu keputusan Jokowi.

"Sejauh ini nama itu belum pernah kami bicarakan dengan Presiden. Pokoknya di sekitar Pak Chairul Tanjung dengan Pak Erick Thohir. Tapi, ya sekali lagi karena belum keputusan, kita lihat keputusan Pak Presiden," ujar Romi di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ronny Sompie: Imigrasi Tak Pernah Terbitkan Pencekalan Rizieq Shihab

Ronny Sompie: Imigrasi Tak Pernah Terbitkan Pencekalan Rizieq Shihab

Nasional
Sandiaga Klaim PKS Akan Putuskan Cawagub DKI dari 4 Nama yang Diajukan Gerindra

Sandiaga Klaim PKS Akan Putuskan Cawagub DKI dari 4 Nama yang Diajukan Gerindra

Nasional
Bambang Soesatyo Akan Temui Surya Paloh Bahas Amendemen Terbatas UUD 1945

Bambang Soesatyo Akan Temui Surya Paloh Bahas Amendemen Terbatas UUD 1945

Nasional
KPK Panggil Kembali Anak Yasonna Laoly Senin Depan

KPK Panggil Kembali Anak Yasonna Laoly Senin Depan

Nasional
Komisi I DPR: Menlu Tak Pernah Kirim Surat Pencekalan Rizieq Shihab ke Saudi

Komisi I DPR: Menlu Tak Pernah Kirim Surat Pencekalan Rizieq Shihab ke Saudi

Nasional
Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Tak Bahas Rizieq Shihab

Bertemu Dubes Arab Saudi, Prabowo Tak Bahas Rizieq Shihab

Nasional
Perludem Usulkan Pembiayaan Partai Politik oleh Negara

Perludem Usulkan Pembiayaan Partai Politik oleh Negara

Nasional
Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu

Soal Rizieq, Sandiaga Yakin Ada Solusi Setelah Prabowo-Jokowi Bersatu

Nasional
Ketua MPR: PAN Dukung Amendemen Terbatas UUD 1945 untuk Hidupkan GBHN

Ketua MPR: PAN Dukung Amendemen Terbatas UUD 1945 untuk Hidupkan GBHN

Nasional
Ketua MPR: Tiga Parpol Belum Sepakat Amendemen Terbatas UUD 1945

Ketua MPR: Tiga Parpol Belum Sepakat Amendemen Terbatas UUD 1945

Nasional
Pilkada Tak Langsung Dinilai Tak Selesaikan Masalah jika Parpol Tak Berbenah

Pilkada Tak Langsung Dinilai Tak Selesaikan Masalah jika Parpol Tak Berbenah

Nasional
Saat Jokowi Terkesan dengan Foto Dirinya Gendong Anak Papua 

Saat Jokowi Terkesan dengan Foto Dirinya Gendong Anak Papua 

Nasional
Gugat UU Pilkada, Perludem Minta MK Hilangkan Status Kawin sebagai Syarat Pemilih

Gugat UU Pilkada, Perludem Minta MK Hilangkan Status Kawin sebagai Syarat Pemilih

Nasional
Situs CPNS Sempat Sulit Diakses, Ini Penjelasan Menpan RB...

Situs CPNS Sempat Sulit Diakses, Ini Penjelasan Menpan RB...

Nasional
Dirjen Imigrasi Sebut 'Surat Pencekalan' Rizieq Shihab Samar-samar dan Tak Jelas

Dirjen Imigrasi Sebut 'Surat Pencekalan' Rizieq Shihab Samar-samar dan Tak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X