Kompas.com - 05/09/2018, 14:44 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinGubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Taj Yasin usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo siap untuk mengampanyekan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di wilayah Jawa Tengah.

Ganjar mengatakan, sejauh ini belum ada permintaan dari Jokowi-Ma'ruf atau timnya agar ia menjadi juru kampanye. Namun, sebagai politisi PDI-P, Ganjar tetap akan berkampanye memenangkan Jokowi-Ma'ruf meski tak diminta.

"Diminta atau tidak diminta, saya ini PDI perjuangan partainya sama Pak Jokowi, harus dukung. Enggak usah diminta, harus inisiatif (untuk berkampanye)," kata Ganjar usai dilantik sebagai gubernur Jawa Tengah oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Baca juga: Dukung Jokowi, Gubernur Lukas Enembe Sebut Tak Ada Urusan dengan Demokrat

Ganjar memastikan ia akan mengikuti aturan yang berlaku. Ia akan mengambil cuti saat mengampanyekan pasangan petahana.

"Kalau harus cuti, ya cuti," kata dia.

Ganjar meyakini kinerjanya sebagai gubernur Jawa Tengah untuk periode yang kedua ini tidak akan terganggu hanya karena mengampanyekan pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nantinya, ia akan berkoordinasi dengan wakilnya, Taj Yasin, sehingga roda pemerintahan di Jawa Tengah bisa berjalan sebagaimana mestinya.

"Kita kan gini, harus tahu diri sebagai politisi partai politik, kapan kita bekerja, kapan kita urusan pemerintahan rakyat, kapan kampanye. Ini etik," kata dia.

Baca juga: Ridwan Kamil: Saya Dukung Pak Jokowi, Sudah Clear...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Rencana Perekrutan Eks Pegawai KPK jadi ASN di Kepolisian, Menpan RB Lempar ke Polri

Soal Rencana Perekrutan Eks Pegawai KPK jadi ASN di Kepolisian, Menpan RB Lempar ke Polri

Nasional
Relawan Anies Klaim Tak Pakai 'Buzzer' untuk Dukung ke Pilpres 2024

Relawan Anies Klaim Tak Pakai "Buzzer" untuk Dukung ke Pilpres 2024

Nasional
Pasal Terkait Penyusunan Amdal dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Pasal Terkait Penyusunan Amdal dalam UU Cipta Kerja Digugat ke MK

Nasional
MK Tolak Gugatan Uji Formil UU Minerba yang Diajukan Anggota DPD

MK Tolak Gugatan Uji Formil UU Minerba yang Diajukan Anggota DPD

Nasional
Anggota DPR: Baiknya Harga Tes PCR Lebih Murah Lagi

Anggota DPR: Baiknya Harga Tes PCR Lebih Murah Lagi

Nasional
Wapres Pastikan Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

Wapres Pastikan Pemerintah Terus Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah

Nasional
Desak Pemerintah Transparan soal Harga PCR, Anggota Komisi IX: Kenapa Lebih Mahal dari India yang Rp 160.000?

Desak Pemerintah Transparan soal Harga PCR, Anggota Komisi IX: Kenapa Lebih Mahal dari India yang Rp 160.000?

Nasional
Menteri PPPA: Anak-anak Paling Banyak Alami Kekerasan Seksual

Menteri PPPA: Anak-anak Paling Banyak Alami Kekerasan Seksual

Nasional
Sudut Pandang Lain Kasus Menteri Agama Yaqut: Kemenag Hadiah untuk NU

Sudut Pandang Lain Kasus Menteri Agama Yaqut: Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
Kasus Dugaan Korupsi di Banjarnegara, KPK Panggil Ajudan Budhi Sarwono

Kasus Dugaan Korupsi di Banjarnegara, KPK Panggil Ajudan Budhi Sarwono

Nasional
Satu Bulan Lebih Indonesia Bebas Zona Merah Covid-19

Satu Bulan Lebih Indonesia Bebas Zona Merah Covid-19

Nasional
Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Pulang Kampung pada Libur Akhir Tahun

Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Pulang Kampung pada Libur Akhir Tahun

Nasional
Catatan Amnesty soal Berbagai Kekerasan Polisi dan Pentingnya Diusut Tuntas

Catatan Amnesty soal Berbagai Kekerasan Polisi dan Pentingnya Diusut Tuntas

Nasional
Menteri PANRB Akan Pecat ASN yang Terlibat Kecurangan Seleksi CASN 2021

Menteri PANRB Akan Pecat ASN yang Terlibat Kecurangan Seleksi CASN 2021

Nasional
Kementerian PPPA Catat 24.352 Kasus Kekerasan Perempuan pada 2019-2020

Kementerian PPPA Catat 24.352 Kasus Kekerasan Perempuan pada 2019-2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.