Tak Ingin Jadi Beban Presiden Jokowi, Idrus Memilih Mundur dari Mensos

Kompas.com - 24/08/2018, 13:38 WIB
Mantan Menteri Sosial Idrus Marham Fabian Januarius KuwadoMantan Menteri Sosial Idrus Marham

JAKARTA, KOMPAS.com - Idrus Marham memilih mundur dari jabatan Menteri Sosial lantaran telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan suap.

Kepada wartawan seusai menyampaikan surat permohonan pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo, Jumat (24/8/2018), Idrus mengatakan, pengunduran diri ini juga sekaligus bentuk penghormatan kepada integritas Presiden Jokowi.

"Ini adalah untuk menjaga kehormatan Bapak Presiden yang selama ini kita kenal sebagai pemimpin yang memiliki reputasi komitmen yang tinggi dalam pemberantasan korupsi di Indonesia," ujar Idrus.

Baca juga: Idrus Marham Mundur dari Menteri Sosial


Selain itu, Idrus tidak ingin menjadi beban bagi Presiden Jokowi yang saat ini masih fokus menyelesaikan persoalan negara.

"Agar tidak menjadi beban bagi Presiden dan sekaligus tidak ingin mengganggu konsentrasi Bapak Presiden dalam tugas sehari-hari yang tidak ringan," ujar Idrus.

"Karena kalau, misalnya, saya tersangka dan masih ini (menjabat Mensos) itu kan tidak etis dan secara moral tidak bisa diterima," lanjut dia.

Baca juga: Mundur dari Mensos, Idrus Marham Akui Jadi Tersangka di KPK

Idrus juga menegaskan bahwa dirinya merupakan warga negara yang baik dan taat hukum. Dia sangat menghormati proses hukum yang saat ini dilaksanakan di KPK.

"Sekaligus saya ingin berkonsentrasi mengikuti proses hukum yang ada di KPK sesuai aturan yang ada dengan sebaik-baiknya," lanjut dia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X