Kompas.com - 24/08/2018, 11:24 WIB

"Indonesia

MAXIMUM ATTENTION - VERY HIGH SEISMIC RISK:

Very high seismic activity!!! Strong to Very Strong or swarms of earthquakes may occur in the next 48 hours."

Hary mengatakan, hingga saat ini tidak ada satu pun lembaga resmi dan pakar yang kredibel dan diakui mampu memprediksi gempa.

Ia menceritakan, gempa di Haicheng, China, berkekuatan 7,5 magnitudo pada 4 Februari 1975 merupakan satu-satunya peristiwa gempa di dunia yang sukses diprediksi.

Beberapa negara lain seperti Amerika Serikat dan Jepang juga memprediksi gempa yang akan terjadi, tetapi hasilnya belum akurat.

Hary menegaskan, gempa belum dapat diprediksi dengan akurat, baik di mana, waktu, dan besaran magnitudonya.

Pastikan informasi berasal dari sumber resmi

Hary mengimbau masyarakat agar memastikan bahwa informasi terkait gempa yang diterimanya berasal dari sumber-sumber yang kredibel dan resmi.

"Jika mereka tidak menyebutkan lembaga, alamat, nomor kontak lembaga, dan nama petugas yang dapat dihubungi, bahkan tidak menjelaskan metode ilmiah ataupun data yang digunakan untuk memprediksi, sebenarnya mereka tidak bertanggung jawab," ujar Hary.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.