Pengamat: Ketua Tim Sukses Bisa Tingkatkan Elektoral Partai

Kompas.com - 24/08/2018, 08:46 WIB
Pengamat politik sekaligus Pendiri Lingkar Madani (LIMA) Indonesia Ray Rangkuti usai acara diskusi di D Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018). KOMPAS.com/Devina HalimPengamat politik sekaligus Pendiri Lingkar Madani (LIMA) Indonesia Ray Rangkuti usai acara diskusi di D Hotel, Jakarta Selatan, Rabu (15/8/2018).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik Ray Rangkuti berpendapat ketua tim sukses pasangan calon presiden dan calon wakil presiden berperan dalam meningkatkan popularitas partainya.

Ray menjelaskan bahwa ketua tim sukses nantinya akan menjadi "wajah" dari koalisi tersebut sehingga sedikit banyak akan memberikan sumbangan popularitas bagi partainya.

"Karena bagaimanapun, ketua timses ini adalah salah satu orang yang penting selama pilpres, yang akan diwawancarai, misalnya pendapatnya, yang akan selalu dilihat," ujar Ray saat dihubungi oleh Kompas.com, Kamis (23/8/2018).

"Sedikit banyak akan memberikan efek elektoral kepada partainya dalam bentuk menaikkan popularitas. Oleh sebab itu, posisi ketua timses jangan dianggap remeh," lanjut dia.

Saat ini, koalisi pendukung Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin belum menentukan sosok ketua timses.

Sementara itu, koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sudah memiliki nama yang digadang-gadang akan menjadi ketua timses, yaitu anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Djoko Santoso.

Kader Gerindra menguasai posisi-posisi penting di kubu Prabowo-Sandiaga. Seperti diketahui, Prabowo merupakan Ketua Umum Partai Gerindra sementara Sandiaga merupakan mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. 

Baca juga: Kata Bamsoet, Gatot Nurmantyo atau Moeldoko Bisa Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf

Melihat hal itu, Ray tak menampik bahwa Gerindra akan mendapatkan keuntungan elektoral yang besar.

Namun, Ray menambahkan, bahwa keputusan tersebut merupakan sepenuhnya hak partai.

"Kalau sampai timsesnya dari Gerindra, ya Gerindra berkali-kali dapat keuntungan," terangnya.

"Tetapi lagi-lagi, semua kembali ke parpol koalisi, kalau mereka happy-happy saja, apa mau dikata," tambah dia.

Kompas TV Bagi PAN sosok ketua tim sukses harus memiliki akses yang luas ke pasangan bakal capres dan bakal cawapres serta ke partai-partai politik.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Kendala Belajar Daring, Guru di Jateng Aplikasikan 'Jogo Siswa' dengan Temui Murid

Atasi Kendala Belajar Daring, Guru di Jateng Aplikasikan "Jogo Siswa" dengan Temui Murid

Nasional
Jaksa KPK Tolak Wahyu Setiawan Sebagai Justice Collaborator

Jaksa KPK Tolak Wahyu Setiawan Sebagai Justice Collaborator

Nasional
UPDATE 3 Agustus: Total 1.552.141 Spesimen Diperiksa terkait Covid-19

UPDATE 3 Agustus: Total 1.552.141 Spesimen Diperiksa terkait Covid-19

Nasional
Kasus Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Kasus Harun Masiku, Agustiani Tio Fridelina Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Nasional
Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia 3 Agustus: Jatim Tertinggi

Sebaran Kasus Covid-19 di Indonesia 3 Agustus: Jatim Tertinggi

Nasional
Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dituntut 8 Tahun Penjara

Nasional
UPDATE 3 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 77.572 Orang

UPDATE 3 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 77.572 Orang

Nasional
Berkaca Sejarah Pandemi Flu 1918, Kebijakan Tegas soal Covid-19 Dinilai Perlu Ada

Berkaca Sejarah Pandemi Flu 1918, Kebijakan Tegas soal Covid-19 Dinilai Perlu Ada

Nasional
Denny Indrayana: Sore Ini Kami ke Demokrat, Mudah-mudahan Dapat Dukungan

Denny Indrayana: Sore Ini Kami ke Demokrat, Mudah-mudahan Dapat Dukungan

Nasional
UPDATE 3 Agustus: Tambah 66, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 5.302

UPDATE 3 Agustus: Tambah 66, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 5.302

Nasional
UPDATE 3 Agustus: Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 70.237 Orang, Tambah 1.262

UPDATE 3 Agustus: Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 70.237 Orang, Tambah 1.262

Nasional
Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Naik Jadi 61,79 Persen

Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 di Indonesia Naik Jadi 61,79 Persen

Nasional
Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar

Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis Mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar

Nasional
Satgas Covid-19: Pandemi Selalu Sporadis, Bisa Muncul dari Mana Saja

Satgas Covid-19: Pandemi Selalu Sporadis, Bisa Muncul dari Mana Saja

Nasional
Komentari Pemecatan Evi Novida, Komisioner KPU Daerah Disanksi DKPP

Komentari Pemecatan Evi Novida, Komisioner KPU Daerah Disanksi DKPP

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X