Kata Bamsoet, Gatot Nurmantyo atau Moeldoko Bisa Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 23/08/2018, 13:01 WIB
Calon presiden petahana Joko Widodo (tengah) menyampaikan pidato politik didampingi calon wakil presiden Maruf Amin (kelima kanan) dan para ketua umum partai politik pendukung di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Joko Widodo menyampaikan pidato politik sebelum mendaftarkan diri ke KPU untuk Pilpres 2019. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARICalon presiden petahana Joko Widodo (tengah) menyampaikan pidato politik didampingi calon wakil presiden Maruf Amin (kelima kanan) dan para ketua umum partai politik pendukung di Gedung Joang, Jakarta, Jumat (10/8/2018). Joko Widodo menyampaikan pidato politik sebelum mendaftarkan diri ke KPU untuk Pilpres 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan, Tim Kampanye Nasional pasangan Jokowi Widodo-Ma'ruf Amin telah memiliki figur ketua tim dan akan segera diumumkan.

Namun, Ketua DPR itu tidak menyebut secara jelas siapa figur yang menjadi ketua tim kampanye.

"Yang pasti saya mendengar dan mendapat informasi kami sudah punya calon ketua timses yang akan diumumkan segera," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2018).

Baca juga: Mahfud MD Mengaku Tidak Bisa Jadi Ketua Timses Jokowi-Maruf

Kendati demikian, Bambang mengatakan, seluruh pemangku kepentingan dalam tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf menginginkan figur ketua tim berasal dari kalangan non-parpol.

Bambang tak membantah saat ditanya apakah ada kemungkinan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo akan dipilih sebagai ketua tim.

Bahkan, Bambang juga menyebut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko berpotensi untuk mengisi posisi tersebut, meski saat ini mantan Panglima TNI periode 2013-2015 itu ditunjuk sebagai wakil ketua tim pemenangan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bisa Gatot, bisa Pak Moeldoko dan bisa yang lainnya. Tampaknya semangat yang sedang dibangun oleh tim Pak Jokowi itu adalah Ketuanya non-parpol," kata politisi yang akrab disapa Bamsoet itu.

Baca juga: Sri Mulyani Mundur dari Tim Sukses Jokowi-Maruf, Ini Alasannya

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau Romy, menuturkan calon ketua tim sukses untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf sudah mengerucut ke tiga nama.

Romy tidak mau mengungkapkan siapa ketiga nama itu. Ia khawatir mereka akan kecewa apabila pada akhirnya tidak dipilih sebagai ketua tim sukses.

"Ada tiga nama yang sudah kita list untuk menjadi ketua tim kampanye nasional Jokowi," kata Romy seusai bertemu Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Baca juga: Hashim: 1000 Persen Djoko Santoso Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga

Sementara, sembilan sekjen parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah melengkapi susunan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Hanya saja, belum ada ketua tim kampanye.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menjelaskan, nama-nama yang disetor masih bisa berubah hingga sehari sebelum masa kampanye pada 22 September 2018.

“Mengingat seluruh dokumen sudah diserahkan, persyaratan administrasi sudah diserahkan pada saat pendaftaran paslon, hari ini kami sekali lagi melengkapi susunan dan komposisi dari tim kampanye nasional," ucap Hasto.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Menag: Saudi Umumkan Haji Hanya untuk Warganya dan Ekspatriat di Negara Itu

Nasional
PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

PBNU: Wacana Pengenaan PPN untuk Pendidikan dan Sembako Tidak Tepat

Nasional
Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Giri Suprapdiono Sebut 3 Skenario Pelemahan KPK Melalui TWK

Nasional
UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Pemerintah Periksa 17.833.717 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update: Sebaran 7.465 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jakarta

Update: Sebaran 7.465 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jakarta

Nasional
UPDATE 12 Juni: Ada 106.894 Kasus Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 12 Juni: Ada 106.894 Kasus Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update 12 Juni: Ada 108.324 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Update 12 Juni: Ada 108.324 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Update: Bertambah 5.292, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.740.436 Orang

Update: Bertambah 5.292, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.740.436 Orang

Nasional
Update 12 Juni: Bertambah 164, Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19 Jadi 52.730 Orang

Update 12 Juni: Bertambah 164, Korban Meninggal Dunia akibat Covid-19 Jadi 52.730 Orang

Nasional
Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Panglima TNI Ingatkan Petugas Mesti Paham Tugas Pengendalian Covid-19

Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi, Panglima TNI Ingatkan Petugas Mesti Paham Tugas Pengendalian Covid-19

Nasional
UPDATE: Tambah 7.465, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.901.490 Orang

UPDATE: Tambah 7.465, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 1.901.490 Orang

Nasional
Presiden Jokowi: Kita Tunjukkan, Bali Destinasi Sangat Aman Dikunjungi

Presiden Jokowi: Kita Tunjukkan, Bali Destinasi Sangat Aman Dikunjungi

Nasional
Pengamat Nilai Pemberantasan Pungli Era Jokowi Lama Tak Terdengar

Pengamat Nilai Pemberantasan Pungli Era Jokowi Lama Tak Terdengar

Nasional
Soal Rencana Sembako Kena PPN, Stafsus Menkeu: Pemerintah Satu Barisan dengan Pedagang Pasar

Soal Rencana Sembako Kena PPN, Stafsus Menkeu: Pemerintah Satu Barisan dengan Pedagang Pasar

Nasional
Mengingat Pembentukan Saber Pungli dan Sejarah Pemberantasan Pungutan Liar di Indonesia...

Mengingat Pembentukan Saber Pungli dan Sejarah Pemberantasan Pungutan Liar di Indonesia...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X