Kepala Daerah yang Diusung PAN, PKS, Gerindra, Demokrat Diminta Menangkan Prabowo-Sandiaga

Kompas.com - 22/08/2018, 21:58 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno Saat Ditemui di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (22/8/2018). Reza JurnalistonSekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno Saat Ditemui di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (22/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno mengatakan, meski belum ada keputusan final terkait tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, jaringan partai koalisi di daerah sudah mulai bergerak.

Oleh karena itu Eddy mendorong para kepala daerah yang diusung PAN, Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat untuk memanfaatkannya demi memenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

"Kami berharap bahwa teman-teman kepala daerah kami tidak sungkan lagi untuk kemudian menggerakkan jaringan partai yang ada di daerah untuk pemenangan calon kami," ujar Eddy di kantor DPP PAN, Jalan Senopati, Jaksel, Rabu (22/8/2018).

Baca juga: Tim Prabowo-Sandiaga Bakal Adopsi Konsep Pemenangan di Pilpres 2014

Eddy menilai, antusiasme masyarakat di daerah yang mendukung Prabowo-Sandi cukup tinggi.

"Kami sekarang sudah melihat antusiasmenya tinggi sekali, jadi di daerah-daerah itu sudah terbentuk tim-tim relawan yang didaftarkan berdasarkan parpol koalisi," kata Eddy.

Selain memanfaatkan kepala daerah, Eddy menuturkan, akan menggunakan kekuatan para caleg di dapilnya masing-masing.

Baca juga: Sandiaga: The New Prabowo Sekarang Asyik dan Cair...

"Kami memang telah sepakat bahwa seluruh kekuatan kita baik itu kekuatan teritorial kita dengan caleg-caleg yang berjuang di dapil masing-masing juga jadi tim pemenangan," tutur Eddy.

Terkait struktur tim pemenangan, Eddy mengatakan, masih akan dibahas oleh partai-partai pengusung koalisi.

Hal itu termasuk masalah penyusunan teknis seperti anggaran hingga program pemenangan.

Baca juga: Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Tertinggal, Sekjen PAN Bandingkan dengan Pilkada DKI

“Memang kita tidak secara hingar bingar ataupun secara terlihat publik melakukan pembicaraan atau diskusi-diskusi. Tetapi yang kita lakukan adalah komunikasi yang intens di antara temen-temen partai koalisi dalam melakukan pembahasan satu mengenai formalisasi dan finalisasi dari struktur pemenangan,” ujar Eddy.

Baca tentang


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepengurusan Gerindra 2020-2025: Fadli Zon, Sandiaga Uno, hingga Edhie Prabowo Jadi Wakil Ketua Dewan Pembina

Kepengurusan Gerindra 2020-2025: Fadli Zon, Sandiaga Uno, hingga Edhie Prabowo Jadi Wakil Ketua Dewan Pembina

Nasional
Jika Perppu tentang Pilkada Kembali Diterbitkan, KPU Usulkan 5 Hal Ini

Jika Perppu tentang Pilkada Kembali Diterbitkan, KPU Usulkan 5 Hal Ini

Nasional
UPDATE 19 September: Sebaran 4.168 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Tertinggi di DKI Jakarta

UPDATE 19 September: Sebaran 4.168 Kasus Baru Covid-19 di 34 Provinsi, Tertinggi di DKI Jakarta

Nasional
KPK Siap Selidiki Keterlibatan Nama Lain dalam Kasus Jaksa Pinangki

KPK Siap Selidiki Keterlibatan Nama Lain dalam Kasus Jaksa Pinangki

Nasional
Sebelum Positif Covid-19, Komisioner KPU Pramono Ubaid Berkunjung ke Makassar dan Depok

Sebelum Positif Covid-19, Komisioner KPU Pramono Ubaid Berkunjung ke Makassar dan Depok

Nasional
Kebijakan KBK Picu Lonjakan Layanan Tidak Langsung di FKTP

Kebijakan KBK Picu Lonjakan Layanan Tidak Langsung di FKTP

Nasional
Soal Kemungkinan Pilkada Ditunda, Ketua KPU: Belum Ada Pikiran Itu

Soal Kemungkinan Pilkada Ditunda, Ketua KPU: Belum Ada Pikiran Itu

Nasional
Senin Depan, Bareskrim Periksa 12 Saksi Kasus Kebakaran Kejagung

Senin Depan, Bareskrim Periksa 12 Saksi Kasus Kebakaran Kejagung

Nasional
UPDATE 19 September: Ada 107.863 Kasus Suspek Covid-19 di Tanah Air

UPDATE 19 September: Ada 107.863 Kasus Suspek Covid-19 di Tanah Air

Nasional
Setelah Arief Budiman, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi Positif Covid-19

Setelah Arief Budiman, Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi Positif Covid-19

Nasional
UPDATE 19 September: 44.543 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 19 September: 44.543 Spesimen Terkait Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
Kasus Baru Covid-19 Bertambah 4.168, Indonesia Kembali Catat Rekor Kasus Harian

Kasus Baru Covid-19 Bertambah 4.168, Indonesia Kembali Catat Rekor Kasus Harian

Nasional
UPDATE 19 September: Bertambah 3.576, Pasien Covid-19 yang Sembuh Jadi 174.350

UPDATE 19 September: Bertambah 3.576, Pasien Covid-19 yang Sembuh Jadi 174.350

Nasional
UPDATE 19 September: Bertambah 112, Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 9.448 Orang

UPDATE 19 September: Bertambah 112, Pasien Covid-19 yang Meninggal Jadi 9.448 Orang

Nasional
UPDATE 19 September: Bertambah 4.168, Kini Ada 240.687 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 19 September: Bertambah 4.168, Kini Ada 240.687 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X