Sandiaga: "The New Prabowo" Sekarang Asyik dan Cair...

Kompas.com - 22/08/2018, 16:39 WIB
Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8/2018). Tes kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden dan wakil presiden.KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8/2018). Tes kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden dan wakil presiden.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menilai, sosok bakal calon presiden Prabowo Subianto saat ini telah menjadi sosok yang asyik dan cair.

Oleh sebab itu, Sandiaga yakin bisa meraup suara generasi milenial dalam Pilpres 2019 mendatang.

"Pak Prabowo itu orangnya asyik, the new Prabowo sekarang orangnya sangat cair," kata Sandiaga di depan Masjid At-Taqwa, Jakarta, Kamis, (22/8/2018).

Baca juga: Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Tertinggal, Sekjen PAN Bandingkan dengan Pilkada DKI

Sandiaga menilai, sikap Prabowo tersebut tak lepas dari pengalamannya di dunia politik. Mantan Danjen Kopassus itu dinilainya telah banyak mengalami dinamika perkembangan politik bangsa.

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya bakal menciptakan banyak konten kampanye yang menarik untuk meraih hati para generasi milenial.

Baca juga: Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Jauh di Bawah Jokowi-Maruf, Ini Kata Gerindra

Konten kampanye yang dimaksud, lanjut Sandiaga, haruslah yang mencirikan generasi milenial.

“Harus tetap otentik. Kita jangan dibuat-buat, milenial enggak suka yang dibuat-buat. Harus relevan yang dirasakan oleh mereka, yang nyambung sama mereka. Dan harus seru, harus bisa diviralkan,” kata Sandiaga.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Lagi, Seorang TKI Ilegal Asal NTT Meninggal di Malaysia

Nasional
LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

Nasional
Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Nasional
Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Nasional
Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Nasional
Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Nasional
Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Nasional
Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Nasional
Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Nasional
Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Nasional
TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

Nasional
Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Nasional
Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Nasional

Close Ads X