JK dan Sri Mulyani Jadi Anggota Dewan Pengarah Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf

Kompas.com - 20/08/2018, 16:31 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) berjalan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/8) esok di KPU. WAHYU PUTRO APresiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) berjalan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/8) esok di KPU.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Keuangan Sri Mulyani masuk dalam daftar anggota Dewan Pengarah tim sukses pasangan bakal capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Dua nama tersebut masuk dalam daftar anggota dewan pengarah tim sukses Jokowi yang didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (20/8/2018).

Baca juga: Pakai Moge, Para Sekjen Koalisi Jokowi-Maruf Serahkan Daftar Tim Sukses

Dua nama itu disebut Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto saat menyerahkan daftar anggota tim sukses Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019.

"Jadi kami seluruh tim kampanye yang tergabung dalam tim kampanye pasangan Jokowi-Ma'ruf sesuai dengan konsultasi dengan KPU bahwa apa yang kami sampaikan ini sifatnya melengkapi dokumen," kata Hasto di Kantor KPU, Menteng, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Namun, posisi ketua tim sukses belum ditentukan lantaran masih menunggu keputusan Presiden Jokowi.

Baca juga: Ini Struktur Sementara Direktorat Tim Sukses Jokowi-Maruf

Hasto mengatakan tim sukses tak ingin mengganggu Jokowi yang tengah fokus memantau pelaksanaan Asian Games.

Sementara itu, saat dikonformasi ihwal posisi Kalla dalam dewan pengarah tim sukses Jokowi-Ma'ruf, Sekjen PPP Arsul Sani menyatakan Kalla sebatas anggota.

Ia menambahkan desain dewan pengarah di tim sukses Jokowi-Ma'ruf kolektif kolegial sehingga tak ada ketua.

"Iya tidak ada ketua, itu semua kolektif kolegial," ucap Arsul.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X