Menurut Jaksa KPK, Tak Ada Kekeliruan Hakim dalam Vonis Choel Mallarangeng

Kompas.com - 20/08/2018, 15:46 WIB
Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/8/2018). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINAndi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (20/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyampaikan tanggapan atas permohonan peninjauan kembali yang diajukan terpidana Andi Zulkarnaen Mallarangeng alias Choel di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (20/8/2018).

Dalam persidangan, jaksa menilai tidak ada kekhilafan hakim dalam vonis terhadap Choel di pengadilan tingkat pertama.

Baca juga: Hadiri Sidang PK, Choel Mallarangeng Tampil dengan Gaya Rambut Unik

Jaksa menganggap putusan hakim sebelumnya telah sesuai dengan fakta persidangan.

"Saya sampaikan di sidang PK tadi bahwa semua pertimbangan hakim dibuat berdasarkan alat bukti. Majelis hakim tidak keliru dalam membuktikan unsur-unsur yang didakwakan kepada pemohon PK," ujar jaksa M Asri Irwan di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Pada intinya, jaksa KPK meminta Mahkamah Agung ( MA) menolak permohonan PK yang diajukan Choel Mallarangeng.

Baca juga: Jero Wacik, Choel Mallarangeng hingga M Sanusi Ajukan PK ke MA

Choel sebelumnya divonis 3,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta.

Adik kandung mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng itu juga diwajibkan membayar denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.

Choel terbukti memperkaya diri sendiri dan orang lain dalam proyek pembangunan Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X