Pakai Moge, Para Sekjen Koalisi Jokowi-Ma'ruf Serahkan Daftar Tim Sukses

Kompas.com - 20/08/2018, 15:41 WIB
Para sekjen partai pengusung Joko Widodo-Maruf Amin tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyerahlan daftar anggota tim sukses Kompas.com/Rakhmat Nur HakimPara sekjen partai pengusung Joko Widodo-Maruf Amin tiba di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk menyerahlan daftar anggota tim sukses

JAKARTA, KOMPAS.com - Para Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai pengusung pasangan bakal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan menyerahkan daftar anggota tim sukses ke Kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Menteng, Jakarta Pusat, Senin (20/8/2018).

Mereka tiba di kantor KPU sekitar pukul 15.00, dengan mengendarai motor gede (moge) secara beriringan.

Mereka mengendarai moge dengan berboncengan, kecuali Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding.

Baca juga: Satu Komando, Demokrat Papua Dukung Jokowi-Maruf di Pilpres 2019

Setibanya di halaman kantor KPU, seluruh sekjen membentangkan spanduk bertuliskan 'Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-K.H Ma'ruf Amin Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Republik Indonesia'.

Mereka terlihat kompak mengenakan setelan kemeja berwarna putih dan celana panjang hitam, dilengkapi dengan dasi berwarna merah.

"Hari ini dengan nuansa kegembiraan dalam politik, sesuai dengan tradisi kepemimpinan dari Bapak Jokowi maka kami datang seluruh tim kampanye yang telah ditugaskan oleh bapak presiden dan Kiai Ma'ruf untuk bersama-sama datang ke KPU dalam rangka melengkapi dokumen administratif," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto, Senin.

Baca juga: Koalisi Jokowi-Maruf Akan Tingkatkan Suara di Sembilan Provinsi

Sekjen-sekjen partai pengusung Joko Widodo-Maruf Amin bersiap menuju KPU dengan motor gedeIstimewa Sekjen-sekjen partai pengusung Joko Widodo-Maruf Amin bersiap menuju KPU dengan motor gede

"Di dalamnya ada visi misi pasangan calon, ada susunan tim kampanye nasional," sambungnya.

Hasto mengungkap, kehadiran para sekjen menggunakan moge ke KPU lantaran saat ini moge tengah tren. Moge juga menggambarkan suasana riang gembira yang tengah dibawa para partai koalisi.

Sementara itu, Sekjen Partai Nasdem Jhony G Plate mengungkap kehadiran pihaknya menggunakan moge lantaran keberpihakan Joko Widodo pada fundamental teknologi, basis teknologi untuk start up bisnis.

Baca juga: PDI-P Tegaskan Koalisi Jokowi-Maruf Siap Adu Gagasan di Bidang Ekonomi

"Tim Sukses ini mengendarai motor itu datang sini. Ini satu model kebijakan kepada start up bisnis," ujar Jhony.

Bahkan, kata Hasto, pihaknya punya tim khusus untuk menangani moge untuk keperluan koalisi, bernama relawan Jokowi Riders.

"Mereka mengorganisir desain kendaraan roda dua dengan berbagai merk untuk menampilkan mobilitas pergerakan dari rakyat itu sendiri," jelas Hasto.

Baca juga: Sekjen Koalisi Jokowi-Maruf Bertemu Bahas Penyempurnaan Tim Kampanye Nasional

Terpantau para sekjen yang hadir ke KPU adalah Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto, Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding, Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, Sekjen Partai Nasdem Jhonny G Plate, Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni, Sekjen PKPI Diaz Hendropriyono, dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq.

Sementara itu, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus tak terlihat hadir lantaran tengah menghadiri rapat konsolidasi internal partai.

Kompas TV Tokoh yang akan menjadi Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga belum diumumkan.

 

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Mendagri Sarankan Sekolah Tatap Muka Disesuaikan Rekomendasi Satgas di Daerah

Nasional
Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Jokowi Sebut Transformasi Digital di Indonesia Masih Tertinggal

Nasional
Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Demokrat Resmi Usung Denny Indrayana pada Pilkada Kalimantan Selatan

Nasional
Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Setara Institute: Perpres Pelibatan TNI Atasi Terorisme Lemahkan Reformasi Sektor Keamanan

Nasional
Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Kepala Keluarga Perempuan Kesulitan Ekonomi, Kemensos Minta Pemda Perbaiki Data Penerima Bansos

Nasional
Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Diduga Bertemu Djoko Tjandra di Luar Negeri, Ini Pasal Pidana yang Bisa Jerat Jaksa Pinangki

Nasional
PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

PK Perkara Syafruddin Arsyad Temenggung Ditolak MA, Ini Respons KPK

Nasional
MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

MAKI Nilai Bareskrim Perlu Periksa Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

Nasional
LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

LPSK Desak Pemerintah Alokasikan Anggaran Memadai bagi Saksi dan Korban TPPO

Nasional
Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Kemensos Sebut Sudah Bantu Kepala Keluarga Perempuan Saat Pandemi Covid-19

Nasional
Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Periksa Tiga Saksi, KPK Gali Informasi soal Barang Mewah Milik Menantu Nurhadi

Nasional
Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Bawaslu Sebut Penyediaan APD untuk Penyelenggara Pilkada Belum 100 Persen

Nasional
Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Selasa, Bareskrim Berencana Periksa Anita Kolopaking Terkait Kasus Pelarian Djoko Tjandra

Nasional
Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Kuasa Hukum Nilai Alasan JPU KPK Tolak JC Wahyu Setiawan Tak Berdasar

Nasional
LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

LPSK: Korban Perbudakan Modern Umumnya Jalin Kontrak Tidak Jelas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X