Kompas.com - 19/08/2018, 16:29 WIB
Ketua PPP Romahurmuziy (tengah). KOMPAS.com/Fitria Chusna FarisaKetua PPP Romahurmuziy (tengah).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyebut bakal calon presiden (capres) Joko Widodo tengah mempertimbangkan tiga nama calon ketua tim kampanye nasional (TKN) Jokowi-Mar'ruf Amin.

Ketiganya, kata pria yang akrab disapa Romi itu, akan dipanggil oleh Jokowi usai upacara pembukaan Asian Games dan rangkaian kegiatan kenegaraan peringatan HUT RI selesai.

"Saya sudah berbicara dengan Pak Jokowi beberapa hari yang lalu. Beliau masih mempertimbangkan tiga nama," kata Romi saat ditemui di Gedung Joeang, Jakarta Pusat, Minggu (19/8/2018).

Baca juga: Sekjen Koalisi Jokowi-Maruf Bertemu Bahas Penyempurnaan Tim Kampanye Nasional

Menurut Romi, ketiga calon ketua pernah menduduki sektor publik dengan jabatan yang cukup tinggi. Ketiganya juga terbilang punya rekam jejak yang bagus dalam pengelolaan komunikasi dengan berbagai kalangan, baik di sektor ekonomi, hukum, maupun keormasan.

Selain itu, lanjut Romi, ketiganya merupakan tokoh senior dengan usia yang cukup matang, di atas 60 tahun.

"Saya sebut sebagai senior citizen sehingga mereka memiliki cukup wibawa untuk memimpin tim kampanye nasional," ujar Romi.

Romi yakin, siapa pun nanti yang akan dipilih sebagai ketua TKN, akan menguatkan dukungan masyarakat terhadap pasangan Jokowi-Maruf.

Baca juga: Besok, Koalisi Jokowi-Maruf Serahkan Susunan Tim Kampanye ke KPU

Meski demikian, Romi belum mau membocorkan tiga nama yang sedang dipertimbangkan Jokowi ini.

"Insya Allah akan semakin menguatkan dukungan masyarakat bahwa Pak Jokowi memang didukung dibantu oleh warga negara-warga negara Indonesia yang memiliki pengalaman sektor publik yang luas," tegas Romi.

Sebelumnya, beredar tiga nama yang diprediksi sebagai calon Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf. Ketiganya yakni, mantan Wakil Ketua PBNU As'ad Ali, Mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, dan Mantan Menko Perekonomian Chaerul Tanjung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

KPK Amankan Uang Rp 140 Juta dalam OTT di PN Surabaya, Tanda Jadi untuk Hakim Itong Urus Perkara

Nasional
Hakim PN Surabaya 'Ngamuk' Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Hakim PN Surabaya "Ngamuk" Saat KPK Umumkan Tersangka: Ini Omong Kosong!

Nasional
Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Hakim Itong, Panitera dan Pengacara yang Terjaring OTT di PN Surabaya Jadi Tersangka

Nasional
RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

RI Kecam Aksi Israel Gusur Permukiman Warga Palestina di Sheikh Jarah

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 dari Berbagai Varian di Indonesia Masih Terkendali

Satgas: Kasus Covid-19 dari Berbagai Varian di Indonesia Masih Terkendali

Nasional
KPK Sayangkan Rahmat Effendi Lakukan Pertemuan Daring di Luar Ketentuan

KPK Sayangkan Rahmat Effendi Lakukan Pertemuan Daring di Luar Ketentuan

Nasional
Kemenlu: RI Butuh Informasi Lebih Lengkap Untuk Kirim Bantuan ke Tonga

Kemenlu: RI Butuh Informasi Lebih Lengkap Untuk Kirim Bantuan ke Tonga

Nasional
Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Tembus 1.078

Kemenkes: Kasus Covid-19 Varian Omicron Tembus 1.078

Nasional
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap, Itong Isnaeni Hidayat, Tiba di Gedung KPK

Hakim PN Surabaya yang Ditangkap, Itong Isnaeni Hidayat, Tiba di Gedung KPK

Nasional
Satgas: Kasus Covid-19 Naik 5 Kali Lipat dalam 3 Pekan

Satgas: Kasus Covid-19 Naik 5 Kali Lipat dalam 3 Pekan

Nasional
Kemenlu: Indonesia Bakal Kedatangan Vaksin dari Jerman dan China

Kemenlu: Indonesia Bakal Kedatangan Vaksin dari Jerman dan China

Nasional
Tahun 2022, Kementerian KP Fokus Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan

Tahun 2022, Kementerian KP Fokus Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan

Nasional
Sempat Kabur, Kakak Bupati Langkat Akhirnya Tiba di Gedung Merah Putih

Sempat Kabur, Kakak Bupati Langkat Akhirnya Tiba di Gedung Merah Putih

Nasional
Kemenlu Minta Malaysia Tindak Tegas Majikan yang Pekerjakan PMI Ilegal

Kemenlu Minta Malaysia Tindak Tegas Majikan yang Pekerjakan PMI Ilegal

Nasional
Jokowi: Peran WHO Belum Mencakup Banyak Hal Strategis untuk Dunia

Jokowi: Peran WHO Belum Mencakup Banyak Hal Strategis untuk Dunia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.