Kompas.com - 16/08/2018, 13:06 WIB
Serakan uang palsu yang diamankan Polsek Blanakan Kabupaten Subang, Selasa (2/1/2018). Kasus uang palsu terungkap setelah mendapatkan laporan dari pemilik toko yang menerima uang palsu dari dua orang tak dikenal yang membeli celana di tokonya. Dok Humas Polda Jabar Serakan uang palsu yang diamankan Polsek Blanakan Kabupaten Subang, Selasa (2/1/2018). Kasus uang palsu terungkap setelah mendapatkan laporan dari pemilik toko yang menerima uang palsu dari dua orang tak dikenal yang membeli celana di tokonya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Mabes Polri Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap peredaran uang palsu jelang kampanye pemilu 2019.

“Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati, karena masalah pemalsuan atau penggunaan uang palsu masih ada. Tidak mengatakan naik tapi angka masih tetap ada,” tutur Daniel di Kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Baca juga: Dikejar warga, Terduga Pengedar Uang Palsu Ceburkan Diri ke Sungai dan Tenggelam

Daniel mengungkapkan, wilayah yang perlu diwaspadai akan peredaran uang palsu antara lain Jawa Timur, Jawa Barat, dan Lampung.

Daniel menuturkan, pihak Kepolisian akan terus berupaya menekan peredaran uang palsu dengan cara menangkap para tersangka.

Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Mabes Polri, Komisaris Besar Daniel Tahi Monang Silitonga di Kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).Reza Jurnaliston Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Mabes Polri, Komisaris Besar Daniel Tahi Monang Silitonga di Kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (16/8/2018).

Menurut Daniel, sasaran para pelaku adalah sejumlah warung kecil yang tidak memiliki alat pendeteksi uang palsu dan sering melakukan aksinya di waktu malam hari.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Uang Palsu yang Beredar Selama Lebaran Kali Ini Sedikit Sekali

"Kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati dengan peredaran uang palsu yang masih ada sampai saat ini. Lokasi peredaran uang palsu itu biasanya di warung kecil dan dilakukan pelaku saat malam hari,” kata Daniel.

Dia berharap, masyarakat yang memiliki warung kecil dan bertransaksi di malam hari untuk waspada serta memeriksa uang yang diterima dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang.

Baca juga: 3 Pengedar Uang Palsu di Pasar Kemis Ditangkap

Daniel memastikan, pihaknya akan terus memburu para pelaku yang mengedarkan uang palsu selama kampanye pada Pilpres 2019.

"Jadi oleh karena itu, Bank Indonesia pernah bilang kan selalu ingat 3D (dilihat, diraba, diterawang). Polri akan terus memburu para pelaku pengedar uang palsu di seluruh Indonesia," tegas Daniel.

Tanggal 23 September 2018- 13 April 2019 adalah memasuki masa kampanye calon angota DPR, DPD, dan DPRD serta pasangan calon presiden dan wakil presiden.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wacana Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas di Tengah Kelangkaan Stok Vaksin di Daerah

Wacana Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Pelonggaran Aktivitas di Tengah Kelangkaan Stok Vaksin di Daerah

Nasional
Dalam 10 Hari, Pos Indonesia Sukses Salurkan BST Kemensos kepada 7,6 Juta KPM

Dalam 10 Hari, Pos Indonesia Sukses Salurkan BST Kemensos kepada 7,6 Juta KPM

Nasional
KPU Belum Putuskan Akan Gunakan Model Surat Suara Seperti Apa untuk Pemilu 2024

KPU Belum Putuskan Akan Gunakan Model Surat Suara Seperti Apa untuk Pemilu 2024

Nasional
MAKI Sesalkan Jaksa Pinangki Belum Dieksekusi ke Lapas Wanita

MAKI Sesalkan Jaksa Pinangki Belum Dieksekusi ke Lapas Wanita

Nasional
MAKI Nilai Ada Perbedaan Perlakuan Antara Jaksa Pinangki dan Terpidana Lain

MAKI Nilai Ada Perbedaan Perlakuan Antara Jaksa Pinangki dan Terpidana Lain

Nasional
FSGI: Satgas Covid-19 Daerah Tak Maksimal Awasi Sekolah yang Gelar Pembelajaran Tatap Muka

FSGI: Satgas Covid-19 Daerah Tak Maksimal Awasi Sekolah yang Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Nasional
Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap 32 dan 33, Menko PMK: Amankan 440 Juta Dosis

Kedatangan Vaksin Covid-19 Tahap 32 dan 33, Menko PMK: Amankan 440 Juta Dosis

Nasional
Soal Fasilitas Isoman Hotel Untuk Anggota DPR, Pengamat Sebut Jangan Permainkan Kebijakan

Soal Fasilitas Isoman Hotel Untuk Anggota DPR, Pengamat Sebut Jangan Permainkan Kebijakan

Nasional
3,5 Juta Dosis Vaksin Moderna Pemberian Amerika Serikat Tiba di Indonesia

3,5 Juta Dosis Vaksin Moderna Pemberian Amerika Serikat Tiba di Indonesia

Nasional
Koalisi Lapor Covid-19 Minta Kemendikbud Ristek Tunda Belajar Tatap Muka

Koalisi Lapor Covid-19 Minta Kemendikbud Ristek Tunda Belajar Tatap Muka

Nasional
Rencana Fasilitas Isoman Anggota DPR, Formappi: Mereka Sedang Bangung Tembok Pembatas dengan Rakyat

Rencana Fasilitas Isoman Anggota DPR, Formappi: Mereka Sedang Bangung Tembok Pembatas dengan Rakyat

Nasional
Ketua DPR Minta Polri Tindak Tegas Mafia Obat Terapi Covid-19

Ketua DPR Minta Polri Tindak Tegas Mafia Obat Terapi Covid-19

Nasional
KPU Simulasikan 6 Model Surat Suara untuk Pemilu 2024

KPU Simulasikan 6 Model Surat Suara untuk Pemilu 2024

Nasional
Lapor Covid-19 Terima 29 Laporan Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka Selama Juli

Lapor Covid-19 Terima 29 Laporan Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka Selama Juli

Nasional
Politisi Gerindra Bantah Wacana Pemberian Fasilitas Isoman di Hotel Bagi Anggota DPR

Politisi Gerindra Bantah Wacana Pemberian Fasilitas Isoman di Hotel Bagi Anggota DPR

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X