Korban Jiwa Gempa Lombok Mencapai 460 Orang

Kompas.com - 15/08/2018, 17:10 WIB
Sepeda tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Gili Trawangan, Lombok Utara,  NTB, Kamis (9/8). Kondisi pulau wisata tersebut sepi pascagempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu,  meski sejumlah WNA dan warga lokal masih bertahan di pulau itu. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/aww/18. ZABUR_KARURUSepeda tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa bumi di Gili Trawangan, Lombok Utara, NTB, Kamis (9/8). Kondisi pulau wisata tersebut sepi pascagempa yang terjadi pada 5 Agustus lalu, meski sejumlah WNA dan warga lokal masih bertahan di pulau itu. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/aww/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) melaporkan bahwa korban tewas dalam bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat sudah mencapai 460 orang.

Bertambahnya jumlah korban itu diketahui setelah laporan pendataan semakin lancar.

"Jumlah korban jiwa ini masih bisa bertambah mengingat tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban tertimbun longsor," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Rabu (15/8/2018).

Baca juga: Gempa Lombok, Kerugian Sektor Perumahan Tembus Rp 6,02 Triliun


Sebanyak 460 korban jiwa itu masing-masing berasal dari Kabupaten Lombok Utara 396 orang, Lombok Barat 39 orang, Lombok Timur 12 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang.

Sementara itu, tim SAR masih melakukan pencarian korban tertimbun longsor di Dusun Dompu Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, yang diduga ada 4 orang tertimbun longsor.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (23/2/2018).KOMPAS.com/ MOH NADLIR Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat (23/2/2018).

Kemudian, tim melakukan evakuasi di Dusun Busur Timur Desa Rempek Kecamatan Gangga, Lombok Utara yang diduga masih ada satu orang tertimbun reruntuhan bangunan dan beberapa laporan lain dari masyarakat.

Baca juga: Barasuara Lelang Baju untuk Korban Gempa Lombok

Hingga saat ini, jumlah korban luka-luka tercatat 7.773 orang. Sebanyak 959 orang luka berat serta rawat inap dan 6.774 orang luka ringan atau rawat jalan.

Kemudian, sebanyak 417.529 orang mengungsi di ribuan titik pengungsian. Jumlah itu terdiri dari 187.889 laki-laki dan 229.640 perempuan.

Baca juga: Sandiaga Tinjau Korban Gempa Lombok

Sebaran pengungsi terdapat di Kabupaten Lombok Utara 178.122 orang (80.155 laki-laki, 97.967 perempuan), Lombok Barat 104.060 orang (46.827 laki-laki, 57.233 perempuan), Lombok Barat 116.453 orang (52.404 laki-laki,6 4.049 perempuan), dan Kota Mataram 18.894 orang (8.503 laki-laki, 10.391 perempuan).

"Pengungsi masih memerlukan bantuan mengingat belum semua distribusi bantuan lancar dan merata. Diperkirakan mereka masih cukup lama akan berada di pengungsian sambil menunggu perbaikan rumah," kata Sutopo.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X