Kompas.com - 15/08/2018, 10:29 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin. Fabian Januarius KuwadoMenteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisaris Jenderal Syafruddin resmi menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).

Prosesi pelantikan dipimpin Presiden Joko Widodo, Rabu (15/8/2018) pagi, di Istana Negara, Jakarta.

Prosesi pelantikan diawali pembacaan Surat Keputusan Presiden Nomor 142P Tahun 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Kabinet Kerja dalam sisa masa jabatan periode 2014-2019.

Baca juga: Tak Ingin Jadi Beban Presiden Jokowi, Asman Abnur Ingin Mundur dari Kabinet

Keppres dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Sutiawan.

"Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 14 Agustus 2018, Presiden Joko Widodo," ujar Cecep.

Setelah itu, di depan rohaniwan yang membawa Al Quran, Syafruddin mengucapkan sumpah jabatan sebagai menteri dibimbing oleh Presiden Jokowi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Jusuf Kalla Puji Kinerja Asman Abnur, tetapi...

Berikut sumpah jabatan yang dilafalkan Syafruddin:

"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab."

Baca juga: Mundur sebagai Menteri, Asman Abnur Akan Fokus Jadi Caleg PAN

Setelah itu, Syafruddin menandatangani berita acara pelantikan. Presiden Jokowi juga menandatangani dokumen yang sama.

Prosesi pelantikan ditutup dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, beserta seluruh tamu yang hadir.

Hadir dalam pelantikan itu pimpinan MPR, DPR, dan DPD, serta sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Syafruddin menggantikan Asman Abnur yang mundur lantaran partainya, PAN, mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X