Jika Menang, Sandiaga Bakal Lanjutkan Program OK OCE ke Tingkat Nasional

Kompas.com - 14/08/2018, 08:49 WIB
Bakal calon wakil presiden, Sandiaga Uno tiba di  RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta untuk menjalani tes kesehatan, Senin (13/8/2018). Tes kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden dan wakil presiden. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOBakal calon wakil presiden, Sandiaga Uno tiba di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta untuk menjalani tes kesehatan, Senin (13/8/2018). Tes kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden dan wakil presiden.
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon wakil presiden (cawapres) yang diusung Partai Gerindra, PKS, PAN, dan Partai Demokrat, Sandiaga Uno, berencana melanjutkan program OK OCE ke tingkat nasional jika menang.

OK OCE merupakan program yang digagas Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno untuk melatih masyarakat menjadi wiraswastawan.

Hal itu disampaikan Sandiaga saat berkunjung ke Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Senin (13/8/2018).

"Kami sekarang lagi mencoba melakukan satu konsolidasi agar bisa diadopsi secara nasional. Waktu di Jakarta hanya 200 ribu. Jadi OK OCE yang goes nasional ini harus juga kita sandingkan dengan SDM-SDM kuat," kata Sandiaga.

Ia menambahkan program OK OCE di level nasional perlu perhitungan yang matang karena dari segi jumlah peserta akan jauh lebih besar.

Program OK OCE di level nasional dipercaya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan penghasilan masyarakat.

Baca juga: Wasekjen Gerindra: Struktur Tim Kampanye Prabowo-Sandiaga Sudah Rampung

Ia pun meyakini dengan diadopsinya OK OCE ke level nasional juga akan membuka banyak lapangan pekerjaan baru sehingga akan menekan angka pengangguran.

"Ini nanti menjadi pendorong pembangunan ekonomi yang berorientasi terhadap percepatan pembangunan dengan pemerintahan yang bersih dan good governance yang memberikan satu kemaslahatan kepada masyarakat," ujar Sandiaga lagi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

KPK Bantah Lempar Tanggung Jawab soal Nasib 75 Pegawai yang Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Kapolri: Daerah Zona Merah Covid-19 Tak Boleh Buka Tempat Wisata

Nasional
Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Pimpinan KPK Pastikan Tak Ada Pegawai yang Diberhentikan karena Tak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan

Nasional
UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 9 Mei: 8,6 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Beredar Permintaan Dana Mengatasnamakan KPK, Masyarakat Diimbau Hati-hati

Nasional
UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

UPDATE 9 Mei: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 86.846 Orang

Nasional
Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Mendagri Wanti-wanti Kepala Daerah Cegah Kerumunan Jelang Lebaran: Jangan Sampai Lengah

Nasional
Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Kaji Pertanyaan Tes Pegawai KPK, Komnas Perempuan Minta Akses Langsung ke BKN

Nasional
UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

UPDATE 9 Mei: Ada 98.395 Kasus Aktif Covid-19 Di Indonesia

Nasional
UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

UPDATE 9 Mei: 3.922 Kasus Covid-19 Baru, DKI Jakarta Masih Tertinggi

Nasional
Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Kemenkes: Pembayaran Insentif Tenaga Kesehatan RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet dalam Proses

Nasional
Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Muhaimin Iskandar Minta Pemerintah Tolak Masuknya Seluruh WNA ke Indonesia di Tengah Pelarangan Mudik

Nasional
UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

UPDATE 9 Mei: Bertambah 170, Pasien Covid-19 Meninggal Kini 47.012 Orang

Nasional
UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

UPDATE 9 Mei: Pasien Sembuh Covid-19 Capai 1.568.277 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

UPDATE: Tambah 86.846 Total Spesimen Covid-19 yang Diperiksa 15.201.727

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X