Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Fokus ke Isu Ekonomi

Kompas.com - 13/08/2018, 20:20 WIB
Pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8/2018). Tes kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden dan wakil presiden. KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMOPasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8/2018). Tes kesehatan sebagai salah satu syarat menjadi calon presiden dan wakil presiden.

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade menegaskan, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tak akan menggunakan politisasi isu Suku, agama, ras, dan antar golongan (SARA) dalam kampanye Pilpres 2019 mendatang.

Andre mengatakan, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan fokus soal isu-isu ekonomi. Pasalnya, isu-isu ekonomi menjadi perhatian masyarakat saat ini.

“Pak Prabowo dan Bang Sandi akan fokus kepada masalah ekonomi. Ada tiga hal sesuai dengan survei bahwa intinya, pertama soal ekonomi yang nyungsep saat Pak Jokowi akan kita tingkatkan. Kedua soal lapangan pekerjaan, serta kesempatan lapangan kerja,”ujar Andre saat dihubungi Kompas.com, Senin (13/8/2018) malam.

Baca juga: Sandiaga: Mahar Rp 1 Triliun Sangat Tidak Benar

Menurut Andre, kesempatan lapangan pekerjaan saat kepemimpinan Jokowi begitu sulit didapatkan.

Selain itu, Andre mengatakan saat masa kepemimpinan Jokowi, harga-harga kebutuhan bahan pokok melambung sehingga menyusahkan masyarakat.

“Bagaimana Pak Prabowo dan Bang Sandi memastikan harga-harga pangan terjangkau, nggak seperti sekarang zamannya pak Jokowi kan harga telur sama harga daging ayam kan hampir sama,” tutur Andre.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Detik-detik Sandiaga Melepas Jabatannya sebagai Wagub DKI...

“Ini soal komitmen Pak Prabowo dan Bang Sandi bagaimana menyejahterakan masyarakat, memastikan harga-harga nggak tinggi kan kasihan emak-emak gitu lho,” Andre menambahkan.

Lebih lanjut, Andre mengatakan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno siap berkompetensi secara terbuka dalam Pilpres 2019 mendatang.

Kompas TV Hari ini (13/8) giliran pasangan, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, menjalankan tes kesehatan di R-SPAD Gatot Subroto.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Nasional
Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Nasional
KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

Nasional
Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Nasional
Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Nasional
Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Nasional
Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Nasional
Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Nasional
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Nasional
Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Nasional
Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Nasional
3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

Nasional
Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

Nasional
Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.