Polemik JK Jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi, Ini Kata Golkar

Kompas.com - 13/08/2018, 19:29 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Presiden, Senin (5/2/2018). Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Presiden, Senin (5/2/2018).

JAKARTA. KOMPAS.com - Nama Jusuf Kalla sudah didaftarkan sebagai ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Namun hal itu menimbulkan polemik sebab saat ini Kalla menjabat sebagai wakil presiden. Sejumlah pihak menilai hal itu akan mengganggu kerja pemerintahan, terlebih presiden Jokowi juga maju di pilpres 2019.

Baca juga: Golkar: JK Sudah Didaftarkan Jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi ke KPU

Partai Golkar sebagai partai yang mengusulkan JK menjadi ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin menyerahkan sepenuhnya keputusan ke KPU.

"Nah itu yang saya katakan tadi mungkin bagaimana nanti disesuaikan dengan aturan-aturan KPU yang berlalu," ujar Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (13/8/2018).

Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (18/3/2018).KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Minggu (18/3/2018).

"Katakan (bagaimana terkait) status (ketua tim kampenye) yang masih wakil presiden, gubernur, bupati, wakil bupati termasuk wali kota dan wakil wali kota," sambungnya.

Baca juga: Sekjen Golkar: Dibutuhkan Figur Pak JK di Tim Kampanye Jokowi-Maruf

Menurut dia, meski Jokowi-Ma'ruf Amin sudah menyodorkan nama Kalla ke KPU, partai pengusung Jokowi-Ma'ruf Amin harus menerima apapun keputusan KPU nantinya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik kesediaan Kalla menjadi ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurut Fadli, jika Kalla masuk dalam tim kampanye maka akan menganggu kinerja atau tugasnya sebagai wakil presiden.

"Mungkin negara makin enggak ada yang mengurus," kata Fadli.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X