Tim Kampanye Jokowi Siap Perang Data Ekonomi dengan Tim Prabowo

Kompas.com - 13/08/2018, 13:35 WIB
Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate dalam sebuah diskusi di kantor PARA Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (3/8/2018). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOSekjen Partai Nasdem Johnny G Plate dalam sebuah diskusi di kantor PARA Syndicate, Jakarta Selatan, Jumat (3/8/2018).
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim kampanye nasional Jokowi-Ma'ruf Amin menyatakan siap berperang data dengan kubu Prabowo terkiat isu ekonomi.

Wakil Ketua tim kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin, Johnny G. Plate mengatakan, pihaknya akan menggandeng ekonom untuk memperkuat tim pemenangan.

"Bukan saja (perang) data, tapi rasional ekonomi. Jadi perang data, interpretasi dan proyeksi," ujarnya usai konferensi pers juru kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Jakarta, Senin (13/8/2018).

Baca juga: Jokowi dan Prabowo Mulai Siapkan Tim Ekonomi

Menurut Johnny, ekonomi tak hanya soal data yang akurat namun juga soal rasionalitas. Selanjutnya juga diperlukan interpretasi yang tepat terhadap data tersebut.

Selain itu, tim kempanye Jokowi-Ma'ruf Amin juga akan membuat proyeksi ekonomi karena kampanye akan membicarakan tentang masa depan ekonomi Indonesia.

Baca juga: Jusuf Kalla Bersedia Gabung Tim Kampanye Jokowi, tapi Belum Ada Penunjukan Resmi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada lima isu besar yang bawa dan disampaikan kepada para juru kampanya Jokowi-Ma'ruf amin yakni kerangka  Makro ekonomi yang kokoh, keadilan ekonomi, tata kelola pembangunan yang efektif.

Selanjutnya, pembangunan berkelanjutan dan berkesinambungan, serta kemandirian ekonomi.

"Kelima isu ini dijelaskan dengan data-data yang akurat agar juru bicara dalam kampanye menyampaikan data yang sebenarnya, dengan transparansi dan keterbukaan kepada masyarakat," kata dia.

Kompas TV Ketua KPU, Arief Budiman, menyatakan tim dokter telah siap sejak pukul 06.00 pagi untuk memeriksa Prabowo-Sandi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

HUT ke-50 Korpri, Jokowi: Jadilah Abdi Negara yang Tangguh dan Inovatif

HUT ke-50 Korpri, Jokowi: Jadilah Abdi Negara yang Tangguh dan Inovatif

Nasional
WNA dari 11 Negara Dilarang Masuk ke Indonesia, Kecuali untuk Delegasi G20

WNA dari 11 Negara Dilarang Masuk ke Indonesia, Kecuali untuk Delegasi G20

Nasional
Mengenal Kapal Selam KRI Cakra-401 yang Baru Selesai Jalani 'Overhaul'

Mengenal Kapal Selam KRI Cakra-401 yang Baru Selesai Jalani "Overhaul"

Nasional
Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser, Anggota Komisi VI Nilai Bukan Politisasi

Erick Thohir Jadi Anggota Kehormatan Banser, Anggota Komisi VI Nilai Bukan Politisasi

Nasional
Antisipasi La Nina, KSAL Perintahkan Jajarannya Siapkan Sarana-Prasarana dan SAR

Antisipasi La Nina, KSAL Perintahkan Jajarannya Siapkan Sarana-Prasarana dan SAR

Nasional
Aturan Terbaru Perjalanan Internasional, WNI yang Masuk dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

Aturan Terbaru Perjalanan Internasional, WNI yang Masuk dari 11 Negara Ini Wajib Karantina 14 Hari

Nasional
PPKM Jawa-Bali Berakhir Saat Varian Omicron Jadi Perhatian, Akankah Diperketat?

PPKM Jawa-Bali Berakhir Saat Varian Omicron Jadi Perhatian, Akankah Diperketat?

Nasional
KPK Yakin Hakim MA Independen dan Profesional Tangani Kasasi Edhy Prabowo

KPK Yakin Hakim MA Independen dan Profesional Tangani Kasasi Edhy Prabowo

Nasional
Sekjen Gerindra Minta Kader Belajar dari PDI-P untuk Pertahankan Kepercayaan Masyarakat

Sekjen Gerindra Minta Kader Belajar dari PDI-P untuk Pertahankan Kepercayaan Masyarakat

Nasional
Apakah Varian Omicron Berpengaruh pada Efektivitas Vaksin? Ini Kata Luhut

Apakah Varian Omicron Berpengaruh pada Efektivitas Vaksin? Ini Kata Luhut

Nasional
KRI Cakra-401 Selesai 'Overhaul', TNI AL Tunggu Kemenhan untuk Serah Terima

KRI Cakra-401 Selesai "Overhaul", TNI AL Tunggu Kemenhan untuk Serah Terima

Nasional
Persiapkan Pemilu 2024, PPP Targetkan 3.000 Kursi DPRD

Persiapkan Pemilu 2024, PPP Targetkan 3.000 Kursi DPRD

Nasional
Muncul Varian Omicron, Menkes: Kemungkinan Besar Lebih Cepat Penularannya

Muncul Varian Omicron, Menkes: Kemungkinan Besar Lebih Cepat Penularannya

Nasional
Gerindra Berharap Dapat Koalisi dengan PDI-P untuk Menangkan Prabowo sebagai Presiden

Gerindra Berharap Dapat Koalisi dengan PDI-P untuk Menangkan Prabowo sebagai Presiden

Nasional
Dongkrak Elektoral untuk 2024, PPP Gelar Workshop Anggota DPRD Se-Indonesia

Dongkrak Elektoral untuk 2024, PPP Gelar Workshop Anggota DPRD Se-Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.