Presiden Saksikan Pengambilan Sumpah Jabatan Hakim MK Pengganti Farida - Kompas.com

Presiden Saksikan Pengambilan Sumpah Jabatan Hakim MK Pengganti Farida

Kompas.com - 13/08/2018, 11:44 WIB
Hakim MK Enny NurbaningsihFabian Januarius Kuwado Hakim MK Enny Nurbaningsih

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo, Senin (13/8/2018), menyaksikan pengambilan sumpah jabatan hakim baru Mahkamah Konstitusi (MK), Enny Nurbaningsih di Istana Negara, Jakarta.

Enny diangkat menjadi Hakim MK menggantikan hakim MK Maria Farida Indrati yang sudah memasuki masa pensiun.

Upacara pengambilan sumpah jabatan diawali dengan pembacaan surat Keputusan Presiden RI Nomor 134p Tahun 2018 tentang Pemberhentian Dengan Hormat dan Pengangkatan Hakim Konstitusi oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara Cecep Sutiawan.

"Kedua, terhitung setelah pengucapan sumpah jabatan, mengangkat Prof Dr Enny Nurbaningsih SH M.Hum sebagai Hakim Konstitusi," ujar Cecep.

"Ketiga, ditetapkan di Jakarta pada tanggal 10 Agustus 2018, oleh Presiden RI Joko Widodo," lanjut dia.

Baca juga: Jokowi Terima Tiga Nama Calon Hakim MK, Semuanya Perempuan

Setelah itu, Enny pun membacakan sumpah jabatan di hadapan pemuka agama Islam dan Alquran.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa," demikian bunyi sumpah jabatan yang diucapkan Enny.

Setelah itu, Enny menandatangani berita acara pengambilan sumpah jabatan. Presiden Jokowi juga menandatangani dokumen yang sama.

Hadir dalam pengambilan sumpah jabatan itu, yakni pimpinan MPR RI, DPR RI dan DPD RI serta sejumlah menteri Kabinet Kerja.

Kompas TV Simak dialognya dalam Kompas Petang.

 


Terkini Lainnya

Ramai-ramai Menolak Saksi Parpol Dibiayai APBN...

Ramai-ramai Menolak Saksi Parpol Dibiayai APBN...

Nasional
Api Obor Porprov Jateng 2018 Dikirab di Solo

Api Obor Porprov Jateng 2018 Dikirab di Solo

Regional
Ditinggal Demo, Siswa SMA-SMK di Mimika Curhat Nasib Guru Mereka

Ditinggal Demo, Siswa SMA-SMK di Mimika Curhat Nasib Guru Mereka

Regional
Dana Desa Perkuat Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Desa Kota Bani

Dana Desa Perkuat Kualitas Pendidikan dan Kesehatan Desa Kota Bani

Nasional
Kasus Bupati Labuhanbatu, KPK Panggil Kabag Keuangan dan Program RSUD Rantauprapat

Kasus Bupati Labuhanbatu, KPK Panggil Kabag Keuangan dan Program RSUD Rantauprapat

Nasional
Hoaks Dinilai 'Extra-Ordinary Crime', Harus Ditangani Secara Luar Biasa

Hoaks Dinilai "Extra-Ordinary Crime", Harus Ditangani Secara Luar Biasa

Regional
Polisi Rekonstruksi Kasus Peluru 'Nyasar' di DPR RI Hari Ini

Polisi Rekonstruksi Kasus Peluru "Nyasar" di DPR RI Hari Ini

Megapolitan
Sumbang Korban Bencana Sulteng, Bupati Karawang Lelang Koleksi Pribadi

Sumbang Korban Bencana Sulteng, Bupati Karawang Lelang Koleksi Pribadi

Regional
Trump Punya Waktu Bermain Golf, Tapi Tidak untuk Temui Pasukan AS

Trump Punya Waktu Bermain Golf, Tapi Tidak untuk Temui Pasukan AS

Internasional
20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Azhar Hangus Terbakar, Diduga Karena Arus Pendek

20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Azhar Hangus Terbakar, Diduga Karena Arus Pendek

Regional
Dirut: BPJS Kesehatan Berada Langsung di Bawah Presiden

Dirut: BPJS Kesehatan Berada Langsung di Bawah Presiden

Nasional
20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Alzhar Hangus Terbakar Dalam Hitungan Menit

20 Rumah Liar di Belakang SD Al-Alzhar Hangus Terbakar Dalam Hitungan Menit

Regional
Lebih Muda dari Mahathir hingga Kisah Qira’atul Rasyidah, 4 Fakta Kunjungan Ma'ruf Amin di Lamongan

Lebih Muda dari Mahathir hingga Kisah Qira’atul Rasyidah, 4 Fakta Kunjungan Ma'ruf Amin di Lamongan

Regional
Keinginan Warga Kompleks Akabri Bongkar Makam Orangtua di TMP Kalibata karena Terancam Diusir

Keinginan Warga Kompleks Akabri Bongkar Makam Orangtua di TMP Kalibata karena Terancam Diusir

Megapolitan
Gubernur NTT: Kalau Ada yang Memuji Saya, maka Saya Akan Hati-hati...

Gubernur NTT: Kalau Ada yang Memuji Saya, maka Saya Akan Hati-hati...

Regional
Close Ads X