Meski Diundang, JK Pilih Tak Hadiri Deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin - Kompas.com

Meski Diundang, JK Pilih Tak Hadiri Deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin

Kompas.com - 10/08/2018, 18:55 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/8) esok di KPU. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/18.WAHYU PUTRO A Presiden Joko Widodo (kiri) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (9/8). Kedatangaan presiden tersebut untuk memberitahukan rencana pendaftaran capres dan cawapres pada Jumat (10/8) esok di KPU. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/wsj/18.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku diundang dalam deklarasi pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Restoran Plataran, Menteng pada Kamis (9/8/2018)

Namun, Kalla memilih untuk tidak hadir dengan sejumlah pertimbangan. Hal itu dia ungkapan saat ditanya wartawan andai diminta jadi tim sukses Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Ya sekarang sedang kami pelajari sistem apa yang terbaik untuk itu (timses). Memang sejak kemarin saya diminta hadir dan tadi pagi," ujar Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jangan, Jumat (10/8/2018).

Kalla menilai, belum saatnya untuk terlibat langsung dalam deklarasi Jokowi-Ma'ruf Amin. Sebab, proses tersebut merupakan panggung para pimpinan partai politik.

Baca juga: JK Bicara soal "Tikungan Akhir" Cawapres Jokowi

Sementara, meski tercatat sebagai kader senior dan mantan ketua umum Parta Golkar, namun Kalla bukan termasuk pimpinan partai berlambang beringin tersebut.

"Saya pikir ini medannya para pimpinan partai, belum tim penasehat atau tim sukses belum masuk," kata dia.

Di sisi lain, ia juga mengatakan, belum tergabung menjadi tim sukses atau tim penasehat Jokowi-Ma'ruf Amin.

Meski begitu, Kalla mengaku siap mempertimbangkan untuk menjadi tim sukses atau tim penasehat Jokowi-Ma'ruf Amin bila ada tawaran masuk.

"Saya tetap menjanjikan kan untuk membantu Pak Jokowi. Jadi sedang saya pertimbangkan bagaimana cara yang terbaik," ucap dia.

Kompas TV Namun, Presiden Joko Widodo belum mau menyebut siapa nama calon wakil presiden yang ia pilih.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X