Korban Tewas Akibat Gempa Lombok dan Bali Bertambah Menjadi 321 Orang - Kompas.com

Korban Tewas Akibat Gempa Lombok dan Bali Bertambah Menjadi 321 Orang

Kompas.com - 10/08/2018, 17:40 WIB
Permukiman warga di Pulau Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (9/8/2018) yang kini sunyi setelah gempa besar berturut-turut mengguncang kawasan ini, dengan gempa utama pada Minggu (5/8/2018) malam.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Permukiman warga di Pulau Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (9/8/2018) yang kini sunyi setelah gempa besar berturut-turut mengguncang kawasan ini, dengan gempa utama pada Minggu (5/8/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat ( NTB) dan Bali terus bertambah.

Hingga Jumat (10/8/2018), jumlah korban tewas mencapai 321 orang.

"Masuknya laporan korban yang sebelumnya belum dilaporkan oleh aparat Pemda dan adanya korban yang berhasil dievakuasi menambah jumlah korban," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis, Jumat.

Baca juga: Pimpin Rapat Penanganan Dampak Gempa Lombok, Ini Instruksi Jokowi


Menurut Sutopo, sebanyak 321 korban berasal dari Kabupaten Lombok Utara 273 orang, Lombok Barat 26 orang, Lombok Timur 11 orang dan Kota Mataram 7 orang.

Kemudian, Lombok Tengah 2 orang dan Kota Denpasar 2 orang. Semua korban tewas tersebut sudah diverifikasi.

Gempa bermagnitudo 7 juga itu menyebabkan 270.168 orang mengungsi.

Baca juga: Lombok Berduka, Bupati Dompu Hentikan Euforia HUT RI ke-73

Bantuan dari darat juga terus disalurkan. Distribusi bantuan dilakukan menggunakan 3 helikopter dari BNPB dan Basarnas.

Bahkan melibatkan banyak relawan dari komunitas pecinta mobil dan masyarakat yang memiliki kendaraan untuk membantu distribusi bantuan. Dapur umum dan pos kesehatan juga banyak didirikan untuk melayani pengungsi.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X