Setelah ke PPP, Ma'ruf Amin Kunjungi Kantor DPP Partai Golkar - Kompas.com

Setelah ke PPP, Ma'ruf Amin Kunjungi Kantor DPP Partai Golkar

Kompas.com - 10/08/2018, 17:25 WIB
Bakal cawapres Jokowi, Maruf Amin di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (10/8/2018)Kompas.com/YOGA SUKMANA Bakal cawapres Jokowi, Maruf Amin di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (10/8/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin padat usai dipinang Presiden Jokowi sebagai cawapres pada Pilpres 2019.

Jumat (10/8/2018) pagi, bersama Jokowi, Ma'ruf sudah pergi ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mendaftarkan diri sebagai capres dan cawapres.

Setelah Shalat Jumat, Ma'ruf lantas mengunjungi Kantor DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga: PPP Yakin Jokowi-Maruf Seimbangkan Coattail Effect Partai Koalisi

Usai dari Kantor DPP PPP, Kyai kelahiran Tangerang, 11 Maret 1943 itu langsung menuju Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta Barat.

Ma'ruf tiba di Kantor DPP Partai Golkar pukul 16.33 WIB. Ia langsung disambut oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Usai berfoto bersama, Ma'ruf dan Airlangga lantas masuk ke Kantor DPP Partai Golkar untuk mengadakan pertemuan.

Baca juga: Maruf Amin, Sarung, dan Kearifan Lokal...


Hingga berita ini diturunkan, pertemuan masih digelar.

Seperti diketahui, Partai Golkar adalah salah satu partai pengusung capres-cawapres Jokowi dan Ma'ruf Amin.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Gaji Disunat, Ratusan Pegawai Honorer Datangi Kantor Bupati

Gaji Disunat, Ratusan Pegawai Honorer Datangi Kantor Bupati

Regional
Setelah 3 Tahun Jadi Kadishub, Andri Yansyah Kini Duduki Jabatan Kadisnaker

Setelah 3 Tahun Jadi Kadishub, Andri Yansyah Kini Duduki Jabatan Kadisnaker

Megapolitan
Kerinduan Terdalam Rumoh Baca Hasan-Savvaz, Anak-anak Jauh dari Narkoba (1)

Kerinduan Terdalam Rumoh Baca Hasan-Savvaz, Anak-anak Jauh dari Narkoba (1)

Regional
Gembong: Bahaya kalau Plt di DKI Makin Banyak, Plt Setengah Hati Kerjanya

Gembong: Bahaya kalau Plt di DKI Makin Banyak, Plt Setengah Hati Kerjanya

Megapolitan
Lindungi Pulau-pulau Terluar, Jepang Kembangkan Bom Luncur Supersonik

Lindungi Pulau-pulau Terluar, Jepang Kembangkan Bom Luncur Supersonik

Internasional
Ini Penyebab Atap Bandara Sultan Hasanuddin Keluarkan Asap Tebal

Ini Penyebab Atap Bandara Sultan Hasanuddin Keluarkan Asap Tebal

Regional
Kali Bekasi Tercemar Limbah, PDAM Terpaksa Kurangi Produkai Air Bersih

Kali Bekasi Tercemar Limbah, PDAM Terpaksa Kurangi Produkai Air Bersih

Megapolitan
Minta Maaf, Pemilik Toko PlayStation yang Aniaya Anggota TNI di Medan

Minta Maaf, Pemilik Toko PlayStation yang Aniaya Anggota TNI di Medan

Regional
Trump: Meski Diminta, Saya Tak Berniat Menemui Presiden Iran

Trump: Meski Diminta, Saya Tak Berniat Menemui Presiden Iran

Internasional
Keponakan Prabowo Diusulkan Jadi Kandidat Wagub DKI, Ini Kata M Taufik

Keponakan Prabowo Diusulkan Jadi Kandidat Wagub DKI, Ini Kata M Taufik

Megapolitan
Deni Dibegal 3 Polisi Gadungan, Honda Beat Raib Dibawa Pelaku

Deni Dibegal 3 Polisi Gadungan, Honda Beat Raib Dibawa Pelaku

Regional
Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi 'Grass Block' agar Indah

Dinormalisasi, Kali Grogol Akan Dipasangi "Grass Block" agar Indah

Megapolitan
'Tahun 2002 Banjir Kelapa Gading Surutnya Berhari-hari, Sekarang Hitungan Jam Surut'

"Tahun 2002 Banjir Kelapa Gading Surutnya Berhari-hari, Sekarang Hitungan Jam Surut"

Megapolitan
3 Tahun Jembatan Rusak, Warga Kesulitan Akses Pelayanan Kesehatan

3 Tahun Jembatan Rusak, Warga Kesulitan Akses Pelayanan Kesehatan

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus SMK Karanganyar Bertambah Jadi 2 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus SMK Karanganyar Bertambah Jadi 2 Orang

Regional
Close Ads X