Kompas.com - 10/08/2018, 13:35 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Massa pendukung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mulai berdatangan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Para pendukung Prabowo berdatangan setelah shalat Jumat sekitar pukul 13.00 WIB dengan membawa sejumlah bendera dengan logo Brata (Brigade Cinta Tanah Air), PKS, dan PAN.

Tak ketinggalan mobil bak terbuka lengkap dengan sound system juga dibawa. Lagu "#2019GantiPresiden" pun bergema dengan keras membuat para pendukung berhenti untuk bernyanyi.

"2019 ganti presiden, ku ingin presiden yang cinta pada rakyatnya," demikian nyanyi para pendukung Prabowo di depan Kantor KPU, Jakarta, Jumat (10/8/2019).

"2019 ganti presiden. Bukan presiden yang suka memenjarakan ulama juga rakyatnya," teriak para pendukung Prabowo menyanyikan lagu "#2019GantiPresiden".

Baca juga: Bertolak dari Masjid Sunda Kelapa, Prabowo Diiringi Sorak-sorai Pendukung

Tak hanya lewat pengeras suara, lagu "#2019GantiPresiden" juga digemakan lewat drum band yang dibawa para pendukung Prabowo.

Hingga pukul 13.30 WIB, pendukung Prabowo-Sandiaga Uno terus berdatangan dan memenuhi Jalan Iman Bonjol, Menteng, jalan yang berada di depan Kantor KPU.

Kompas TV Majelis Tinggi Partai Demokrat telah melaksanakan sidang ketiga untuk Pilpres 2019.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.