Mahfud MD: Kita Harus Mengutamakan Keselamatan Negara - Kompas.com

Mahfud MD: Kita Harus Mengutamakan Keselamatan Negara

Kompas.com - 09/08/2018, 19:15 WIB
Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD ketika ditemui di Kantor BPIP, Jakarta, Kamis (31/5/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Anggota Dewan Pengarah BPIP Mahfud MD ketika ditemui di Kantor BPIP, Jakarta, Kamis (31/5/2018).


JAKARTA, KOMPAS.com - Mahfud MD mengaku kaget atas keputusan Joko Widodo memilih Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden pendampingnya di Pilpres 2019.

Meski terkejut, Mahfud mengaku tidak kecewa atas keputusan tersebut.

"Menurut saya biasa di dalam politik, itu tidak apa-apa. Kita harus lebih mengutamakan keselamatan negara ini daripada sekadar nama Mahfud, nama Ma'ruf Amin atau nama lain," ujar Mahfud seperti dikutip Kompas TV, Kamis (9/8/2018) malam.

Baca juga: Jokowi Resmi Tunjuk Maruf Amin sebagai Cawapres

Hal itu disampaikan Mahfud ketika diminta tanggapan keputusan Jokowi bersama para pimpinan parpol pendukung yang akan mendaftarkan pasangan Jokowi-Ma'ruf ke KPU.

Mahfud mengaku menerima keputusan tersebut. Ia menilai, proses yang berjalan sangat konstitusional.

"Kita mendukung, negara ini harus terus berjalan," ujar Mahfud.

Baca juga: Mahfud MD Tak Kecewa Batal Jadi Cawapres Jokowi, Hanya Mengaku Kaget

Mahfud mengaku sudah diminta mempersiapkan diri sebagai cawapres. Bahkan, kata dia, sudah ada pembicaraan detail soal rencana tersebut.

"Saya tidak kecewa, kaget aja," ujar mantan Mahkamah Konstitusi tersebut.

Saat Jokowi berkumpul dengan pimpinan parpol di Restoran Plataran, Jalan HOS Tjokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, Mahfud sempat menunggu di restoran lain yang lokasinya berdekatan.

Namun pukul 17.25 WIB, Mahfud meninggalkan restoran sebelum Jokowi dan para pimpinan parpol menggelar jumpa pers.

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X