Bantah Isu Serbuan 10 Juta TKA China, Jokowi Sebut Hanya 23.000 Orang

Kompas.com - 08/08/2018, 10:59 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri pengajian Alquran dan Haul di Pondok Pesantren An Najah, Gondang, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7). Dalam kunjungan tersebut Presiden Joko Widodo menekankan kepada para santri dan santriwati untuk tetap menjaga kebhinekaan antar umat dan suku. ANTARA FOTO/Aloysius Jarot NugrohoPresiden Joko Widodo memberikan sambutan saat menghadiri pengajian Alquran dan Haul di Pondok Pesantren An Najah, Gondang, Sragen, Jawa Tengah, Sabtu (14/7). Dalam kunjungan tersebut Presiden Joko Widodo menekankan kepada para santri dan santriwati untuk tetap menjaga kebhinekaan antar umat dan suku.

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menegaskan, kabar serbuan 10 juta tenaga kerja China ke Indonesia, merupakan isu semata.

Ia memastikan, jumlah tenaga kerja China yang berada di Indonesia tidak sebanyak itu.

"Katanya ada 10 juta tenaga kerja Tiongkok masuk ke Indonesia. Enggak ada. Yang ada, kira-kira 23.000 orang. Kalau itu, iya," ujar Jokowi dalam pidato Pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor Angkatan XII Tahun 2018 di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Rabu (8/8/2018).

Baca juga: Moeldoko: Terbukti kan, Jutaan TKA di Morowali Industrial Park Hoaks...

Sebanyak 23.000 tenaga kerja Tiongkok itu bukan tenaga low skill alias pekerja kasar, namun tenaga high skill.

Mereka memenuhi pekerjaan yang belum dapat diisi oleh tenaga kerja lokal.

"Mereka itu, misalnya, masang turbin yang di mana kita belum bisa masang. Lagipula mereka kerja enggak terus-terusan kok," ujar Jokowi.

Presiden mengaku heran mengapa tenaga kerja asing, khususnya China, di Indonesia menjadi isu negatif.

Baca juga: Bertemu Mahasiswa Muhammadiyah, Jokowi Ditanya soal Freeport hingga TKA

Pasalnya, jumlah tenaga kerja Indonesia yang berada di China sendiri justru berjumlah sekitar 80.000 orang.

Demikian pula tenaga kerja Indonesia yang membanjiri negara-negara tetangga, jumlahnya sangat banyak.

"TKI di China, ada 80.000, mereka diam saja. Belum lagi di Malaysia, TKI kita yang ilegal saja ada 2 juta, mereka juga diam-diam saja. Tenaga kerja kita di Arab Saudi ada 500.000. Itu yang legal. Yang ilegal pasti lebih banyak lagi," ujar Jokowi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebaran 684 Kasus Baru Covid-19 di 23 Provinsi, Penambahan di Jatim Lampaui Jakarta

Sebaran 684 Kasus Baru Covid-19 di 23 Provinsi, Penambahan di Jatim Lampaui Jakarta

Nasional
Marak Aksi Demonstrasi di AS, Kemlu Imbau WNI Tak Keluar Rumah

Marak Aksi Demonstrasi di AS, Kemlu Imbau WNI Tak Keluar Rumah

Nasional
Jubir Pemerintah: Belum Semua Kasus Covid-19 Bisa Terkonfirmasi

Jubir Pemerintah: Belum Semua Kasus Covid-19 Bisa Terkonfirmasi

Nasional
UPDATE 3 Juni: Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 8.406 Orang, Bertambah 471

UPDATE 3 Juni: Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 8.406 Orang, Bertambah 471

Nasional
ICW Minta Polisi Informasikan Perkembangan Kasus OTT UNJ

ICW Minta Polisi Informasikan Perkembangan Kasus OTT UNJ

Nasional
Update 3 Juni: Tambah 35, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 1.698

Update 3 Juni: Tambah 35, Pasien Covid-19 Meninggal Jadi 1.698

Nasional
UPDATE 3 Juni: Bertambah 684, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 28.233

UPDATE 3 Juni: Bertambah 684, Total Kasus Covid-19 di Indonesia 28.233

Nasional
PTUN Perintahkan Jokowi Minta Maaf Atas Pemblokiran Internet Papua

PTUN Perintahkan Jokowi Minta Maaf Atas Pemblokiran Internet Papua

Nasional
Amnesty: Rasialisme Tak Cuma di AS, tetapi Juga Menimpa Masyarakat Papua

Amnesty: Rasialisme Tak Cuma di AS, tetapi Juga Menimpa Masyarakat Papua

Nasional
Baleg DPR Tunda Pembahasan DIM Terkait Koperasi di RUU Cipta Kerja

Baleg DPR Tunda Pembahasan DIM Terkait Koperasi di RUU Cipta Kerja

Nasional
KPK Amankan Tiga Unit Kendaraan Saat Tangkap Nurhadi dan Menantunya

KPK Amankan Tiga Unit Kendaraan Saat Tangkap Nurhadi dan Menantunya

Nasional
Jokowi Berharap Pertumbuhan Ekonomi Tak Sampai Minus

Jokowi Berharap Pertumbuhan Ekonomi Tak Sampai Minus

Nasional
Buka Aduan Khusus Dampak Pandemi Covid-19, Ombudsman Sebut Laporan soal Bansos Paling Tinggi

Buka Aduan Khusus Dampak Pandemi Covid-19, Ombudsman Sebut Laporan soal Bansos Paling Tinggi

Nasional
Anggota DPR Ini Minta Pelatihan Program Kartu Pra Kerja Digelar Offline

Anggota DPR Ini Minta Pelatihan Program Kartu Pra Kerja Digelar Offline

Nasional
Komisi II Gelar Rapat Kerja dengan Mendagri dan KPU Bahas Revisi Anggaran Pilkada 2020

Komisi II Gelar Rapat Kerja dengan Mendagri dan KPU Bahas Revisi Anggaran Pilkada 2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X