Nasdem Siapkan Relawan Medis untuk Bantu Korban Gempa di Lombok

Kompas.com - 07/08/2018, 09:47 WIB
Foto handout yang diambil pada Senin, 6 Agustus 2018 menunjukkan ratusan wisatawan berkumpul di dermaga hendak meninggalkan Pulau Gili Trawangan yang terdampak gempa lombok. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat akun Twitternya, menyatakan ada 1.000 orang turis asing dan domestik dievakuasi dari Gili Trawangan. AFP PHOTO/INDONESIA WATER POLICE/HANDOUTFoto handout yang diambil pada Senin, 6 Agustus 2018 menunjukkan ratusan wisatawan berkumpul di dermaga hendak meninggalkan Pulau Gili Trawangan yang terdampak gempa lombok. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat akun Twitternya, menyatakan ada 1.000 orang turis asing dan domestik dievakuasi dari Gili Trawangan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Relawan Badan Rescue Partai NasDem akan diberangkatkan untuk membantu korban bencana gempa di Lombok. Tim relawan yang terdiri dari dokter dan paramedis ini akan diturunkan langsung ditempatkan di lokasi-lokasi yang membutuhkan tenaga medis, seperti di Lombok Utara, Lombok Tengah, dan beberapa titik lain.

Pemberangkatan para relawan ini akan dibagi dalam dua gelombang, pertama pada 8 Agustus 2018, dan kedua pada 12 Agustus 2018.

"Pada tahap awal tim medis akan berada di Lombok selama 2 minggu,” ujar Ketua BRND Hariadi Anwar, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (7/8/2018).

Baca juga: Korban Gempa Lombok Butuh Donor Darah

Terkait pola bantuan, Hariadi mengatakan, tim akan mengambil peran penanganan pasca bencana. Hal ini dilakukan, karena aspek penanganan pasca bencana seringkali tidak banyak yang memperhatikan.

“Aspek pemulihan yang menjadi perhatian kami, baik itu pemulihan fisik maupun psikis," kata Anwar.

Ketua Partai Nasdem Bidang Media dan Komunikasi Publik Willy Aditya mengatakan, terkait penanganan dampak bencana, BRND berorientasi pada penanggulangan jangka panjang.

Dalam upaya penanggulangan bencana, BRND akan bekerja sama dengan sejumlah pihak, terutama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

“Badan rescue ini adalah instrumen partai yang terdepan untuk menjawab kebutuhan yang mendesak dan gawat,” kata Willy.

Kompas TV Kepolisian Daerah Jawa Timur mengirimkan bantuan untuk membantu penanganan korban gempa di Lombok, NTB.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Kasus Pengadaan Alkes Unair, Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Rp 14,1 Miliar

Nasional
KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

KPK: Terungkapnya Kasus Suap di Ditjen Pajak Berasal dari Laporan Masyarakat

Nasional
KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

KPK: Pencegahan Pejabat Ditjen Pajak ke Luar Negeri Terkait Dugaan Suap

Nasional
Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Jokowi: Angka Kematian Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Lebih Tinggi Dibanding Rata-rata Dunia

Nasional
Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Jokowi Minta Kasus Aktif Covid-19 Turun Tanpa Kurangi Testing Harian

Nasional
Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Januari hingga Juni, Jokowi Targetkan 40 Juta Orang Divaksinasi

Nasional
ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

ICJR: Kita Mengkhianati Akal Sehat jika UU ITE Tak Direvisi

Nasional
Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Jokowi Minta Masyarakat Tak Khawatir dengan Mutasi Virus Corona B.1.1.7

Nasional
Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Jokowi: 4,6 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Maret Ini

Nasional
Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Satu Tahun Pandemi, Kejagung Lakukan Lebih dari 500.000 Sidang Online

Nasional
Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Jemaah Haji 2021 Wajib Vaksin, Kemenag dan Kemenkes Diminta Koordinasi

Nasional
Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Istana Bantah Wapres Ma'ruf Amin Tak Dilibatkan dalam Susun Aturan Investasi Miras

Nasional
Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Polri Akan Tindak Polisi di Sumut yang Tembakkan Pistol di Warung Tuak

Nasional
Marzuki Alie Akan Hadir di KLB Demokrat, Minta Keanggotaannya Dipulihkan

Marzuki Alie Akan Hadir di KLB Demokrat, Minta Keanggotaannya Dipulihkan

Nasional
Geledah Apartemen Jimmy Sutopo, Kejagung Temukan 36 Lukisan Berlapis Emas

Geledah Apartemen Jimmy Sutopo, Kejagung Temukan 36 Lukisan Berlapis Emas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X