Susun Nawacita II, Parpol Koalisi Pendukung Jokowi Pertimbangkan Masukan Muhammadiyah

Kompas.com - 06/08/2018, 21:46 WIB
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Rabu (1/8/2018). KOMPAS.com/IhsanuddinSekjen PDI-P Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Rabu (1/8/2018).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris jenderal sembilan partai politik koalisi pengusung Presiden Joko Widodo mempertimbangkan masukan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah dalam menyusun Nawacita Jilid II.

"Alhamdullilah dari teman-teman, kami sudah memasukan dengan baik masukan dari ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan enam poin. Kami meresponsnya sebagai hal positif," kata Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, di sela pertemuan para sekjen koalisi Jokowi, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Senin (6/8/2018).

Ia mengatakan penyusunan Nawacita harus melibatkan semua tokoh masyarakat, termasuk Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Baca juga: Beri Usul Nawacita II, Ketum PP Muhammadiyah Tegaskan Tak Dukung Jokowi


Nantinya, enam hal masukan itu akan dibahas secara intensif oleh para sekjen partai koalisi pengusung Jokowi sehingga menghasilkan suatu program kerja yang nyata.

"Kepemimpinan Jokowi itu menyatukan seluruh komponen dari tokoh-tokoh masyarakat, akan kami libatkan dalam tim kampanye tersebut. Kami juga akan mebahas agenda-agenda yang akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan," lanjut Hasto.

Sebelumnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita kedua untuk Presiden Joko Widodo.

Usul itu disampaikan saat Jokowi menerima 177 mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/8/2018) siang.

"Kami doakan Bapak dapat menunaikan tugas dengan sebaik-baiknya mendapat berkah, ridho dari Allah SWT. Dan untuk Nawacita kedua kalau bisa kami memberi enam poin masukan," kata Haedar.

Poin pertama adalah menjadikan nilai agama sebagai nilai luhur dalam berbangsa dan bernegara, sebagai wujud sila pertama, ketuhanan yang maha esa.

Poin kedua, adalah menjadikan Pancasila sebagai landasan filosofi, alam pikir seluruh bangsa dan negara. Poin ketiga, menyusun dan melaksanakan kebijakan ekonomi berkeadilan sosial sebagai usaha untuk mengatasi kesenjangan sosial.

Baca juga: Muhammadiyah Usul 6 Poin Nawacita ke-2 untuk Jokowi

Mewujudkan kedaulatan bangsa dan negara, sehingga Indonesia bisa menjadi bangsa yang kokoh dan berkemajuan menjadi poin keempat yang diusulkan. Poin kelima adalah penguatan daya saing SDM untuk berkompetisi di ranah global.

Poin terakhir, adalah sikap proaktif untuk dunia Islam. Ia berharap Islam menjadi kekuatan Indonesia di samping politik bebas aktif dan melahirkan kekuatan baru sebagai bangsa Muslim terbesar di dunia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X