Cawapres Prabowo Mengerucut Jadi Dua Nama - Kompas.com

Cawapres Prabowo Mengerucut Jadi Dua Nama

Kompas.com - 06/08/2018, 13:36 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Selasa (31/10/2017).Dokumentasi Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menemui Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Selasa (31/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani menyatakan, saat ini cawapres pendamping ketua umumnya, Prabowo Subianto, mengerucut menjadi dua nama.

"Pembicaraan sampai dengan tadi malam, (calon) wakil presiden yang akan mendampingi Pak Prabowo sudah mulai mengerucut dua nama," kata Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/8/2018).

Ia mengatakan, kedua nama bakal cawapres pendamping Prabowo itu terus dibahas bersama partai koalisi, yakni PKS, PAN, dan Demokrat.

Namun, Muzani enggan membeberkan dua nama yang dikerucutkan menjadi bakal cawapres pendamping Prabowo itu.

Baca juga: Gerindra: Kubu Prabowo Cepat Bahas Pilpres, Koalisi Jokowi Alami Pelambatan

Muzani menambahkan, kedua nama itu terus ditimbang efek ke depannya bila salah satu dari mereka dipilih menjadi cawapres pendamping Prabowo.

Beberapa hal yang dipertimbangkan Gerindra beserta partai-partai koalisi yakni elektabilitas dan kemampuan sosok itu untuk menyolidkan mereka.

"Pokoknya dua nama sedang kami seriusi dan hitung dan kami ingin soliditas di antara empat partai yang sudah berkomitmen mendukung Pak Prabowo tetap dalam satu barisan mendukung menghadapi Pilpres 2019," ujar Muzani.

Baca juga: M Taufik Sebut Cawapres Prabowo Akan Diumumkan 6 Agustus

"Karena itu, kesabaran untuk mendengar menjadi bagian seni tersendiri dalam diplomasi ini. Kami terus bicarakan dengan pihak terkait yang bisa memberikan support kepada kami. Karena itu, mungkin kami akan mengambil keputusan soal wakil presiden di akhir," lanjut Muzani.

Diketahui, sebelumnya beredar empat nama yang intensif dibicarakan sebagai cawapres pendamping Prabowo.

Mereka ialah Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Ustaz Abdul Somad, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X