TNI Berangkatkan Kapal Rumah Sakit ke Lombok - Kompas.com

TNI Berangkatkan Kapal Rumah Sakit ke Lombok

Kompas.com - 05/08/2018, 22:02 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018) malam.KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - TNI memberangkatkan kapal rumah sakit KRI dr. Soeharso (990), ke wilayah ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, pasca gempa Gempa bermagnitudo 7 mengguncang wilayah tersebut, Minggu (5/8/2018) pada pukul 18.46 Wita.

Selain, KRI dr. Soeharso (990), TNI juga mengerahkan batalion kesehatan dari Batalion Kesehatan 1/Kostrad dan Batalion Kesehatan 2/Marinir.

"Mereka membawa seluruh perlengkapan yang dibutuhkan seperti tenda lapangan, dapur lapangan dan lainnya," kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, kepada Antara, Minggu.

Panglima TNI menambahkan seluruh pasukan batalion kesehatan tersebut akan diberangkatkan Senin (6/8/2018) pagi menggunakan pesawat angkut Hercules C-130 TNI Angkatan Udara.

Hadi mengatakan pihaknya telah menginstruksikan aparat kewilayahan untuk membantu penanganan korban pasca gempa yang menurut BMKG berpotensi tsunami tersebut, dengan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi atas nama institusi dan pribadi menyampaikan duka mendalam kepada korban dan keluarga korban atas musibah yang terjadi.

Gempa bermagnitudo 7 mengguncang Lombok Utara, NTB, dan sekitarnya yang terjadi pada pukul 18.46 Wita, berpusat di 8.25 LS,116.49 BT, sekitar 27 km di arah timur laut. Pusat gempa berada di kedalaman 15 kilometer.

Selain guncangan gempa utama, gempa susulan dirasakan 14 kali. Berdasarkan laporan BMKG, telah ada tsunami dengan ketinggian tsunami yang masuk kedaratan 10 cm dan 13 cm. Diperkirakan maksimum ketinggian tsunami 0,5 meter.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X