Antisipasi Kekeringan, Presiden Panggil para Menteri hingga Kabulog

Kompas.com - 03/08/2018, 16:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat acara HUT Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (25/7/2018). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat acara HUT Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rabu (25/7/2018).
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah menteri dan jajarannya ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/7/2018) sebagai persiapan untuk menghadapi musim kemarau.

Para menteri yang dipanggil yakni Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Selain itu, ada juga Kepala Badan Urusan Logistik Budi Waseso.

"Ini kan kemarau kelihatannya agak kering, malah ada yang bilang ekstrem, sehingga presiden perlu mengecek kesiapan kita terutama pangan beras menghadapi situasi itu," kata Menko Darmin kepada wartawan usai bertemu Presiden.

Baca juga: Pemkab Kulon Progo Siapkan 6,5 Juta Liter Air Bersih Hadapi Kekeringan


Menurut Darmin, pemerintah dan Bulog telah siap menghadapi situasi kemarau di Tanah Air. Ia memastikan stok pengadaan beras di dalam negeri mencukupi untuk kebutuhan nasional.

Darmin mengatakan, stok beras di gudang Bulog saat ini sebanyak 2 juta ton lebih. Jumlah itu mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun, bahkan sampai musim panen tahun depan.

"Hitung-hitungan kita menunjukkan aman, tidak berlebih, tapi aman," ucap Darmin.

Baca juga: Kekeringan di Kulon Progo, Mbah Urip Susah Payah Menciduk Air Bercampur Lumpur...

Darmin mengakui, harga beras sedikit naik dalam tiga hari terakhir ini. Namun, menurut dia, hal itu bisa diatasi lewat operasi pasar.

"Faktor (kenaikan) kita memang belum tahu betul, tapi bisa saja dibeberapa tempat itu keringnya sudah agak, sehingga pedagang biasa dia mulai coba-coba naikkan dulu, tapi masih kecil," ujar Darmin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Sukses Observasi, Pemerintah Akan Perbaiki Bandara di Natuna

Usai Sukses Observasi, Pemerintah Akan Perbaiki Bandara di Natuna

Nasional
Gerindra: Prabowo Menjalankan Visi Presiden Jokowi Terkait Pertahanan

Gerindra: Prabowo Menjalankan Visi Presiden Jokowi Terkait Pertahanan

Nasional
Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Atasi Macet, Bima Arya Berencana Kurangi Angkot dari Pusat Kota Bogor

Nasional
Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Insan Pers Tolak Pemerintah Ikut Campuri Dunia Pers Lewat Omnibus Law

Nasional
Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan 'Itu Hak Legislasi DPR'

Presiden Bisa Ubah UU, Syarief Hasan Ingatkan "Itu Hak Legislasi DPR"

Nasional
Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Bima Arya Janji Tuntaskan Polemik GKI Yasmin Pertengahan 2020

Nasional
Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Syarief Hasan Sebut Pembahasan Wacana GBHN Tak Melebar, Ini Jaminannya

Nasional
Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Dapat Rp 30 Miliar dari DKI, Bima Arya Apresiasi Anies Baswedan

Nasional
Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Said Iqbal Sebut Menko Perekonomian Catut Nama KSPI

Nasional
Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Jadwal Pelaksanaan Kongres Demokrat 2020 Bisa Berubah Jika...

Nasional
Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Syarief Hasan: Proses Pengambilan Keputusan soal GBHN Masih Panjang

Nasional
Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Jadi Menteri Terpopuler dan Kinerja Terbaik, Prabowo Diingatkan Belum Aman dari Reshuffle

Nasional
Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Nasional
Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Masih Percaya Parpol, KSPI Minta DPR Batalkan Omnibus Law Cipta Kerja

Nasional
Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Selain Demo Besar-besaran, KSPI Akan Tempuh Langkah Hukum Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X