Soal Cawapres, Prabowo Akan Konsultasi ke NU dan Muhammadiyah

Kompas.com - 31/07/2018, 14:31 WIB
Calon presiden Prabowo Subianto saat bersilaturahmi dengan Ketua PBNU Said Aqil Siradj di Kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2014). KOMPAS.com/IhsanuddinCalon presiden Prabowo Subianto saat bersilaturahmi dengan Ketua PBNU Said Aqil Siradj di Kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Selasa (15/7/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan, ketua umumnya, Prabowo Subianto, juga akan berkonsultasi dengan pimpinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU) dan Muhammadiyah terkait rekomendasi pertemuan ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

Adapun pertemuan ulama dan tokoh GNPF merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.

"Pak Prabowo dan Gerindra akan melakukan konsultasi dengan beberapa ulama lainnya termasuk dengan pimpinan Nahdlatul Ulama dan pimpinan Muhammadiyah. Saya kira itu juga perlu dikonsultasikan, ditanyakan dan seterusnya," ujar Muzani saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/7/2018).

Baca juga: Ustaz Abdul Somad dan Salim Segaf Diperjuangkan Jadi Cawapres Prabowo

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani

Muzani mengatakan, dalam pertemuan dengan Salim Segaf Al Jufri pada Senin (30/7/2018) lalu, Prabowo menegaskan bahwa dirinya menerima dan akan mempelajari hasil rekomendasi ulama.

Hasil rekomendasi tersebut akan dikonsultasikan dengan beberapa pihak, tak hanya ulama, tapi juga tiga partai calon mitra koalisi.

Ketiga partai tersebut adalah PKS, PAN dan Demokrat.

Baca juga: Amien Rais: PAN Tak Ajukan Kader sebagai Cawapres Prabowo

"Pak Prabowo akan mempelajari dengan sungguh-sungguh dan akan berkonsultasi dengan partai-partai yanh selama ini mengusungnya. Kedatangan kami ke PKS juga bagian dari ikhtiar dan janji kami untuk melakukan konsultasi atas hasil ijtima ulama," kata Muzani.

Sementara itu, Prabowo dijadwalkan akan bertemu petinggai PKS dan PAN di kawasan Prapanca, Jakarta Selatan, pada Selasa (31/7/2018) malam ini.

Dalam pertemuan tersebut akan dibahas hasil rekomendasi pertemuan ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Total 1.693.880 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 8 Agustus: Total 1.693.880 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
Sah, Prabowo Subianto Kembali Jadi Ketum Partai Gerindra

Sah, Prabowo Subianto Kembali Jadi Ketum Partai Gerindra

Nasional
UPDATE: Bertambah 65, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 5.658

UPDATE: Bertambah 65, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Kini 5.658

Nasional
UPDATE: Bertambah 1.749, Kini Ada 79.306 Pasien Sembuh dari Covid-19

UPDATE: Bertambah 1.749, Kini Ada 79.306 Pasien Sembuh dari Covid-19

Nasional
UPDATE: Kini Ada 123.503 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 2.277

UPDATE: Kini Ada 123.503 Kasus Covid-19 di Indonesia, Bertambah 2.277

Nasional
Penyandang Tuli Butuh Akses Informasi soal Bansos Saat Pandemi Covid-19

Penyandang Tuli Butuh Akses Informasi soal Bansos Saat Pandemi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X