Senin Pagi, Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Gempa di NTB

Kompas.com - 30/07/2018, 09:41 WIB
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (ketiga kanan) setibanya di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Sumbawa, NTB, Minggu (29/7/2018). Dalam kunjungan kerjanya, Presiden menggelar rapat terbatas terkait penanganan gempa 6,4 SR yang mengguncang Lombok dan berencana mengunjungi lokasi bencana serta menengok korban. ANTARA/BIRO PERS/RUSMAN JHONIPresiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (kiri) berjabat tangan dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi (ketiga kanan) setibanya di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Sumbawa, NTB, Minggu (29/7/2018). Dalam kunjungan kerjanya, Presiden menggelar rapat terbatas terkait penanganan gempa 6,4 SR yang mengguncang Lombok dan berencana mengunjungi lokasi bencana serta menengok korban.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi, Senin (30/7/2018) pagi, mengunjungi Kabupaten Lombok Timur, tepatnya lokasi yang terkena dampak gempa.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi.

Presiden dan Ibu Iriana menuju Kabupaten Lombok Timur dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU lepas landas dari Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa pada pukul 07.00 WITA.

Baca juga: BMKG Minta Masyarakat Tak Percaya Info Hoaks Gempa Lombok


Presiden beserta rombongan tiba di helipad Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Lombok Timur pada pukul 07.30 WITA.

Sebelum memasuki kendaraan, Presiden mendengarkan laporan dari Kepala BNPB Willem Rampangilei tentang penanganan darurat dampak gempa.

Dari SPN, Kepala Negara dan Ibu Iriana bersama rombongan menuju lokasi pengungsian di Lapangan Madayin, Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.

Baca juga: Presiden Jokowi Tengok Korban Gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat

Dalam peninjauan ini, Presiden ingin  memastikan bahwa penanganan dampak gempa dapat diselesaikan dengan cepat dan baik, seperti adanya bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi pengungsi, serta tersedianya layanan pendidikan darurat.

Selain itu, Presiden akan bertemu dengan warga yang terkena dampak bencana dan juga menyerahkan bantuan.

Seperti diketahui, pada hari Minggu, 29 Juli 2018, pukul 05.47 WIB, telah terjadi  bencana gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang yang mengguncang wilayah Lombok, Bali dan Sumbawa.

Baca juga: Ada Longsor Pasca-Gempa Lombok, Ratusan Pendaki Rinjani Dievakuasi Besok Pagi

Dari Kabupaten Lombok Timur, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Dompu dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Di sana, Presiden akan meresmikan Bendungan Tanju yang berada di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa.

Siang harinya setelah meresmikan bendungan, Presiden akan kembali ke Kabupaten Sumbawa dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

Baca juga: Gempa Lombok, Seorang Pendaki di Gunung Rinjani Tewas

Di Kabupaten Sumbawa, Presiden akan menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat dan berkunjung ke Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Malam harinya, Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan kembali ke Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan RJ-85 melalui Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Baca tentang
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X