Ketua Majelis Syuro: PKS Tetap 9 Nama, di Luar Itu Belum Dibicarakan

Kompas.com - 28/07/2018, 00:36 WIB
Menteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri saat menjelaskan mengenai usulan revisi UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Timur. Nadia ZahraMenteri Sosial RI, Salim Segaf Al Jufri saat menjelaskan mengenai usulan revisi UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Salim Segaf Al-Jufri menegaskan, hingga saat ini, PKS masih memperjuangkan sembilan nama kandidat internal capres dan cawapres ke calon mitra-mitra koalisi nanti.

PKS belum memikirkan opsi lain di luar sembilan nama itu.

"Ya dari PKS tetap dari 9 nama belum berubah. Kalau di luar itu belum kita bicarakan," katanya, di Hotel Menara Peninsula, Jumat (27/7/2018) malam.

Baca juga: PKS: Jangan Bicara Power Sharing Dululah, Tentukan Dulu Capres-Cawapresnya

Salim juga membantah isu yang menyebutkan kubu penantang Presiden Joko Widodo mempersiapkan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono sebagai calon pasangan penantang petahana.

"Enggak ada itu. Dan kita tetap 9 nama, yang lain-lain masih kita bahas," kata dia.

Salim juga mengungkapkan, pertemuan pendahuluan pada Kamis (26/7/2018) malam dan pertemuan Jumat (27/7/2018) dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto masih sebatas pada penjajakan koalisi.

"Masih umumlah, masih bicara umum. Biasalah masih terus (komunikasi), masih belum sampai pada ke penjurusan. Masih menguatkan lah masalah koalisi," kata Salim.

Baca juga: Gerindra Yakin PKS dan Demokrat Bisa Bersatu soal Cawapres

Salim menuturkan, pihaknya masih mendengarkan masukan-masukan dari sejumlah pihak, khususnya melalui pertemuan ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

Di sisi lain, ia menegaskan hubungan PKS dan Gerindra tetap solid. Salim juga menyambut baik jika PAN dan Demokrat bergabung bersama Gerindra dan PKS.

"Partai yang mau bergabung ya semakin banyak semakin bagus. Kan ada keinginan Demokrat bergabung, PAN bergabung. Terus nanti bagaimana ending-nya siapa itu kita bicarakan," kata dia.

"Semua masih mungkin, kalau kita ini kan melihat kira-kira mana yang pas. Tapi kita tetap 9 nama itu. Bersabar lah," sambung Salim.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

YLKI: Rencana Pembukaan Kembali Mal pada 5 Juni Terlalu Gegabah

YLKI: Rencana Pembukaan Kembali Mal pada 5 Juni Terlalu Gegabah

Nasional
Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti, Ditjen PAS: Pintu Dikunci Dari Dalam

Wawancara Deddy Corbuzier dengan Siti, Ditjen PAS: Pintu Dikunci Dari Dalam

Nasional
Masyarakat Sumatera Utara yang Mudik Diimbau Tak Kembali ke Jakarta

Masyarakat Sumatera Utara yang Mudik Diimbau Tak Kembali ke Jakarta

Nasional
Anggota Komisi III DPR: Kita Tidak Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Anggota Komisi III DPR: Kita Tidak Bisa Hidup Berdampingan dengan Covid-19

Nasional
Komisi X Minta Ada Simulasi Protokol Kesehatan Sebelum Sekolah Dibuka

Komisi X Minta Ada Simulasi Protokol Kesehatan Sebelum Sekolah Dibuka

Nasional
Cegah Penularan Covid-19, Gubernur Sumbar Minta Masyarakat Tak Kembali ke Perantauan

Cegah Penularan Covid-19, Gubernur Sumbar Minta Masyarakat Tak Kembali ke Perantauan

Nasional
Usai Idul Fitri, Kemenko Perekonomian Bersiap Pulihkan Ekonomi

Usai Idul Fitri, Kemenko Perekonomian Bersiap Pulihkan Ekonomi

Nasional
Tahap Pertama 'New Normal', Mal Dibuka dengan Jumlah Pengunjung Terbatas

Tahap Pertama "New Normal", Mal Dibuka dengan Jumlah Pengunjung Terbatas

Nasional
Cerita Sulitnya Mengumpulkan Mahasiswa untuk Melengserkan Soeharto...

Cerita Sulitnya Mengumpulkan Mahasiswa untuk Melengserkan Soeharto...

Nasional
UPDATE 26 Mei: Total 298 WNA di Indonesia Positif Covid-19

UPDATE 26 Mei: Total 298 WNA di Indonesia Positif Covid-19

Nasional
Dirujuk ke RSPAD karena Asma, Siti Fadilah Wawancara dengan Deddy Corbuzier

Dirujuk ke RSPAD karena Asma, Siti Fadilah Wawancara dengan Deddy Corbuzier

Nasional
UPDATE 26 Mei: Total 876 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19

UPDATE 26 Mei: Total 876 WNI di Luar Negeri Positif Covid-19

Nasional
Jokowi: Tingkat Penularan Covid-19 di Beberapa Provinsi Menurun

Jokowi: Tingkat Penularan Covid-19 di Beberapa Provinsi Menurun

Nasional
340.000 Personel TNI-Polri Dikerahkan untuk Persiapan 'New Normal'

340.000 Personel TNI-Polri Dikerahkan untuk Persiapan "New Normal"

Nasional
Pengerahan TNI-Polri untuk Persiapan 'New Normal' Dilakukan di Empat Provinsi

Pengerahan TNI-Polri untuk Persiapan "New Normal" Dilakukan di Empat Provinsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X