Kompas.com - 23/07/2018, 10:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat transportasi dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyoroti rencana para pengemudi ojek online untuk berunjuk rasa saat pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus 2018 mendatang.

Menurut Djoko, rencana itu harus dipikirkan ulang.

"Saat itu merupakan perhelatan internasional yang ingin menunjukkan kemampuan bangsa Indonesia mengelola pesta olahraga, banyak negara yang akan hadir," kata Djoko dalam pernyataannya, Senin (23/7/2018).

Djoko menuturkan, pengemudi ojek online hendaknya tidak menggunakan kesempatan itu untuk mempermalukan bangsa sendiri di mata masyarakat internasional.

"Kita harus bisa menjaga nama baik dan harga diri bangsa. Sebagai tuan rumah perlu kita menerima tamu dengan sebaik-baiknya dan turut memberikan rasa aman," ucap Djoko.

Baca juga: Ojek Online Ancam Demo saat Asian Games, Polri Minta Kepentingan Bangsa Dikedepankan

Ia memandang, masalah transportasi online masih ada waktu lain untuk diselesaikan dengan baik.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun dapat membantu mengondisikan dengan pihak aplikator terkait unjuk rasa pengemudi ojek online.

Sebelumnya, anggota Presidium Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia Igun Wicaksono mengungkapkan, alasan pengemudi ojek online berencana demo saat pembukaan Asian Games 2018, salah satunya untuk menarik perhatian dunia internasional.

Demo tersebut rencananya akan mengusung tuntutan agar pemerintah segera menerbitkan payung hukum bagi ojek online.

"Alasan kenapa demo saat Asian Games itu pada dasarnya ada dua, yaitu ada perusahaan aplikasi ojek online yang menjadi sponsor Asian Games dalam hal ini Grab dan kami merasa sudah tidak mempunyai tempat mengadu. Jalan terakhir untuk mengadu ya ke internasional, kan saat Asian Games banyak negara dari luar dan media internasional," kata Igun kepada Kompas.com.

Baca: Alasan Ojek "Online" Demo Saat Pembukaan Asian Games

Kompas TV Paguyuban asosiasi dan organisasi pengemudi daring Jatim melakukan gerakan bersama aksi Jatim Daring Bersatu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.