Ini 5 Kasus Fasilitas Mewah di Dalam Penjara

Kompas.com - 22/07/2018, 17:56 WIB
Ilustrasi penjara.The Guardian Ilustrasi penjara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penangkapan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Wahid Husen oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menambah rangkaian panjang praktik suap dalam hotel prodeo yang tujuan awalnya untuk membina orang jahat menjadi baik.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif mengungkapkan, tarif untuk mendapatkan fasilitas mewah dalam sel narapidana di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat itu sekitar Rp 200 juta sampai Rp 500 juta.

"Ya, itu salah satu yang sedang kami teliti berapa seseorang itu membayar. Dari informasi awal ada rentangnya, sekitar Rp 200 juta - Rp 500 juta," kata Laode M Syarif saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (21/7/2018) malam, seperti dikutip Antara.

Baca juga: KPK: Napi di Sukamiskin Bayar Rp 200-500 Juta untuk Dapat Fasilitas Mewah

Pakar hukum pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menyatakan, sudah berulangkali kasus suap di dalam lembaga pemasyarakatan terbongkar hingga sangat logis pejabat atasannya sebenarnya sudah mengetahui.

"Mudah-mudahan melalui kasus ini bisa terbongkar seluruh jaringan bisnis 'hotel' di LP yang sudah berkali-kali digerebek dan dibongkar baik oleh wamenkumham zaman Presiden SBY, maupun oleh Budhi Waseso sebagai Kepala BNN yang mengerebek lapas mewah milik para bandar narkoba. Jadi sangat logis jika pejabat atasan seperti dirjenpas dan menteri sebenarnya mengetahui," katanya kepada, Minggu (22/7/2018).

Baca juga: Diperiksa KPK, Kalapas Sukamiskin Tertawa-tawa

Berikut sejumlah praktik suap di dalam Lapas maupun Rutan yang sebelumnya pernah mencuat:

1 . Artalyta Suryani alias Ayin

Pada Minggu, 10 Januari 2010 malam, anggota Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum yang dipimpin Denny Indrayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II A Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Di antaranya ke ruang terpidana Ayin dan Limarita alias Aling terpidana seumur hidup dalam kasus narkoba.

Ruangan Ayin berada di Blok Anggrek Nomor 19. Dia tinggal bersama asisten pribadinya, Asmiyati yang merupakan terpidana dua tahun enam bulan penjara.

Di dalam ruangannya terdapat perlengkapan bayi untuk anak angkatnya.

Sedangkan di ruangan penjara Limarita alias Aling terdapat kamar khusus berukuran 3 x 3 meter dengan memiliki televisi layar datar ukuran 20 inchi serta dinding ruangannya telah disulap dengan motif daun serta bunga. Tidak luput juga ada meja kerja mewah.

2. Haryanto Chandra alias Gombak


Page:
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
SumberAntara

Terkini Lainnya

Diskusi Buku UGM: Biaya Politik Indonesia Perlu Diturunkan

Diskusi Buku UGM: Biaya Politik Indonesia Perlu Diturunkan

Edukasi
Kisah Duka Polisi yang Meninggal Saat Amankan Pemilu...

Kisah Duka Polisi yang Meninggal Saat Amankan Pemilu...

Regional
Persepi: Ada Orang-orang yang Mendegradasi Temuan Ilmiah...

Persepi: Ada Orang-orang yang Mendegradasi Temuan Ilmiah...

Nasional
Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Dilantik, Warga Padati Pendopo Kabupaten

Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Dilantik, Warga Padati Pendopo Kabupaten

Regional
'Quick Count' Pilpres 2019 Indikator Politik Indonesia di Sumsel, Bengkulu, Lampung, Babel, dan Kepri

"Quick Count" Pilpres 2019 Indikator Politik Indonesia di Sumsel, Bengkulu, Lampung, Babel, dan Kepri

Regional
Program 'Digital Talent Scholarship 2019' Kominfo untuk Guru TIK

Program "Digital Talent Scholarship 2019" Kominfo untuk Guru TIK

Edukasi
Jokowi: Tanyakan Langsung ke Pak Prabowo...

Jokowi: Tanyakan Langsung ke Pak Prabowo...

Nasional
KAI Perbaiki 15 Titik Jembatan Jalur Kereta yang Berisiko Anjlok

KAI Perbaiki 15 Titik Jembatan Jalur Kereta yang Berisiko Anjlok

Regional
Beasiswa Kominfo 'Digital Talent 2019' bagi SMK Disertai Uang Saku

Beasiswa Kominfo "Digital Talent 2019" bagi SMK Disertai Uang Saku

Edukasi
Peneliti LSI: Pemilu Serentak Ibarat 'Kawin Paksa', Tak Ada Kesetaraan Pileg dan Pilpres

Peneliti LSI: Pemilu Serentak Ibarat 'Kawin Paksa', Tak Ada Kesetaraan Pileg dan Pilpres

Nasional
'Quick Count' Pilpres 2019 Indikator Politik Indonesia di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Jambi

"Quick Count" Pilpres 2019 Indikator Politik Indonesia di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau dan Jambi

Regional
Trump Disebut Akan Nominasikan Shanahan sebagai Menteri Pertahanan

Trump Disebut Akan Nominasikan Shanahan sebagai Menteri Pertahanan

Internasional
Bawaslu Kota Malang Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di 2 TPS

Bawaslu Kota Malang Rekomendasikan Pemungutan Suara Ulang di 2 TPS

Regional
Tangan Anak Terjepit di Eskalator Baywalk Mal, Begini Ceritanya...

Tangan Anak Terjepit di Eskalator Baywalk Mal, Begini Ceritanya...

Megapolitan
Dua Saudari Asal Arab Saudi Berharap Bisa Pergi ke Negara Ketiga

Dua Saudari Asal Arab Saudi Berharap Bisa Pergi ke Negara Ketiga

Internasional

Close Ads X