Kompas.com - 18/07/2018, 19:09 WIB
Mendagri Tjahjo Kumolo usai menghadiri hari jadi Provinsi Sumsel ke 72 tahun di Palembang KOMPAS.com/ Aji YK PutraMendagri Tjahjo Kumolo usai menghadiri hari jadi Provinsi Sumsel ke 72 tahun di Palembang
Penulis Moh Nadlir
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan alasan dirinya enggan kembali maju pada Pemilu Legislatif 2019 meski dua rekannya di kabinet dari PDI Perjuangan diketahui ikut mencoba peruntungan sebagai wakil rakyat.

"Perintah partai saya, perintah Bu Megawati juga perintah Pak Jokowi, saya harus melaksanakan tugas sampai selesai," kata Tjahjo melalui keterangan tertulisnya, Rabu (18/7/2018).

Menurut Tjahjo, walau undang-undang membolehkan menteri maju dalam Pileg. Namun, demi menghindari konflik kepentingan, ia lebih memilih tak ikut Pileg.

Baca juga: Jumlah Bakal Caleg DPR RI untuk Pileg 2019 Versi Silon KPU

Apalagi, kementeriannya bersinggungan langsung dengan lembaga penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu.

"Saya sebagai Mendagri kan tidak mungkin punya label caleg. Kalau label caleg bagaimana melapor ke KPU dan Bawaslu, kan enggak bebas," kata dia.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) mengusung dua kadernya yang ada di kabinet kerja sebagai calon anggota DPR periode 2014-2019.

Baca juga: Meski jadi Caleg PDI-P, Kapitra Ampera Tetap Dukung Rizieq Shihab Jadi Capres

Keduanya, yakni Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Puan maju di dapil Jawa Tengah, Yasonna di Sumatera Utara," kata Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto saat mendaftarkan 575 caleg PDI-P di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Hasto mengatakan, semula ada tujuh menteri yang akan diusung PDI-P sebagai caleg. Namun, setelah berkomunikasi dengan Jokowi, akhirnya PDI-P hanya mencalonkan Puan dan Yasonna.

Baca juga: Rano Karno Maju Jadi Caleg PDI-P

Sebab, lima menteri lainnya diminta oleh Jokowi untuk fokus di kabinet.

Dua menteri yang batal dicalonkan adalah Mendagri Tjahjo Kumolo dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. Hasto enggan menyebutkan tiga nama lainnya.

Hasto menambahkan, Puan dan Yasonna tidak perlu mengundurkan diri dari kabinet. Sebab, selama kampanye, mereka bisa mengajukan cuti.

Kompas TV Sementara, posisi Ketua Umum Muhaimin Iskandar masih dirahasiakan apakah ikut kontestasi legislatif atau tidak.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.