Gagal di Pilkada Jateng, Sudirman Said Kini Jadi Caleg Gerindra

Kompas.com - 17/07/2018, 23:10 WIB
Sudirman Said dan Ida Fauziyah menyikapi hasil pleno KPU Jawa Tengah, Senin (9/7/2018). KOMPAS.com/NAZAR NURDINSudirman Said dan Ida Fauziyah menyikapi hasil pleno KPU Jawa Tengah, Senin (9/7/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Usai mengalami kekalahan pada Pilkada Jawa Tengah 2018, Sudirman Said kini mencoba untuk maju sebagai calon anggota legislatif dari Partai Gerindra.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menuturkan, Sudirman Said telah berkontribusi dan berhasil memperoleh simpati masyarakat Jateng saat menjadi calon gubernur.

Sehingga, menurut Riza, mantan menteri ESDM tersebut pantas untuk maju pada Pileg 2019.

"Kami perlu kehadiran Pak Sudirman Said ke depan di legislatif, parlemen, untuk menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi rakyat di Jawa Tengah," ujar Riza saat ditemui di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (17/7/218).

Riza menuturkan, partainya sangat menghargai dan menghormati keputusan Sudirman Said yang maju sebagai caleg.

Baca juga: Mendagri Berharap Pileg 2019 Hasilkan Wakil Rakyat yang Bebas Narkotika

Saat dikonfirmasi mengenai daerah pemilihan (dapil) mana Sudirman Said akan berjuang dalam Pileg 2019, Riza tak memberikan jawaban secara jelas.

"Saya enggak hafal satu-satu, informasinya begitu (maju jadi caleg)," kata dia.

Kemungkinan, Sudirman Said akan maju sebagai caleg dari Daerah Pemilihan 12 Jawa Tengah. Dapil itu sesuai kampung halamannya, yang meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kota Tegal.

Riza berharap dan berdoa supaya nantinya Sudirman Said bisa terpilih menduduki kursi legislatif.

"Mudah-mudahan terpilih di parlemen bisa menyuarakan (aspirasi masyarakat)," kata dia.

Baca juga: Pasca-Pilkada, Prabowo Minta Sudirman Said Jadi Penasihat dan Caleg

Di sisi lain, Riza menuturkan, Partai Gerindra lebih mengedepankan kader-kader internal dalam Pileg 2019.

Ini menyebabkan Partai Gerindra tidak terlalu mengedepankan caleg yang sudah populer di masyarakat, terutama caleg artis.

"Kami tidak membuat tim khusus dalam rangka mencari caleg-caleg dari artis. Memang ada caleg dari artis yang bergabung, tapi tidak sebanyak partai-partai lain yang mengedepankan artis," ujar Riza.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkes: Dua Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk RI dari Arab Saudi

Kemenkes: Dua Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 Masuk RI dari Arab Saudi

Nasional
Tanggapi Gugatan Jhoni Allen, Demokrat: Jika Tak Puas Dipecat, Silakan ke Mahkamah Partai

Tanggapi Gugatan Jhoni Allen, Demokrat: Jika Tak Puas Dipecat, Silakan ke Mahkamah Partai

Nasional
Polri: Kelompok Teroris Pimpinan Ali Kalora Makin Terjepit

Polri: Kelompok Teroris Pimpinan Ali Kalora Makin Terjepit

Nasional
Partai Demokrat ke Eks Kader: Jangan Memaksakan KLB Bodong

Partai Demokrat ke Eks Kader: Jangan Memaksakan KLB Bodong

Nasional
UPDATE 3 Maret: Total 2.104.967 Nakes Divaksin, 1.076.409 di Antaranya Sudah Dosis Kedua

UPDATE 3 Maret: Total 2.104.967 Nakes Divaksin, 1.076.409 di Antaranya Sudah Dosis Kedua

Nasional
Satgas Covid-19: Pusat dan Pemda Harus Satu Komando Tangani Pandemi

Satgas Covid-19: Pusat dan Pemda Harus Satu Komando Tangani Pandemi

Nasional
Presiden Cabut Aturan Investasi Miras di Perpres, PPP Ingatkan Soal RUU Larangan Minuman Beralkohol

Presiden Cabut Aturan Investasi Miras di Perpres, PPP Ingatkan Soal RUU Larangan Minuman Beralkohol

Nasional
Cerita Ganjar soal Pemda di Jateng Tak Bisa Menggaji karena Kemendagri Tak Siap Digitalisasi

Cerita Ganjar soal Pemda di Jateng Tak Bisa Menggaji karena Kemendagri Tak Siap Digitalisasi

Nasional
Sebaran 6.808 Kasus Baru Covid-19, Jabar Terbanyak dengan 1.894 Kasus

Sebaran 6.808 Kasus Baru Covid-19, Jabar Terbanyak dengan 1.894 Kasus

Nasional
Penderita Penyakit Jantung Akut Tak Direkomendasikan Ikut Vaksinasi Covid-19

Penderita Penyakit Jantung Akut Tak Direkomendasikan Ikut Vaksinasi Covid-19

Nasional
Cerita Petugas Medis Hadapi Covid-19: Tertular, Trauma hingga Tetap Laksanakan Tugas

Cerita Petugas Medis Hadapi Covid-19: Tertular, Trauma hingga Tetap Laksanakan Tugas

Nasional
Dugaan Suap Pemeriksa Pajak, KPK Diminta Usut Keterlibatan Pejabat Tinggi DJP

Dugaan Suap Pemeriksa Pajak, KPK Diminta Usut Keterlibatan Pejabat Tinggi DJP

Nasional
UPDATE 3 Maret: Ada 147.197 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 3 Maret: Ada 147.197 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Menteri PANRB: ASN Bisa Dapat Tunjangan Pensiun hingga Rp 1 Miliar

Menteri PANRB: ASN Bisa Dapat Tunjangan Pensiun hingga Rp 1 Miliar

Nasional
Saksi Sebut Edhy Prabowo Ingin Ada Ekspor Benih Lobster sejak Awal Menjabat

Saksi Sebut Edhy Prabowo Ingin Ada Ekspor Benih Lobster sejak Awal Menjabat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X