Kompas.com - 17/07/2018, 19:58 WIB
Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Partai Garuda) mendaftarkan para bakal calon anggota legislatifnya untuk Pemilu Legislatif 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Selasa (17/7/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRPartai Gerakan Perubahan Indonesia (Partai Garuda) mendaftarkan para bakal calon anggota legislatifnya untuk Pemilu Legislatif 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Selasa (17/7/2018).
Penulis Moh Nadlir
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Partai Garuda) mendaftarkan para bakal calon anggota legislatifnya untuk Pemilu Legislatif 2019.

Pendaftaran bakal caleg Partai Garuda tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Partai Garuda, Ahmad Ridha Sabana.

"Partai Garuda secara resmi serentak seluruh Indonesia beserta DPD dan DPC menyerahkan berkas kelengkapan dari bacaleg Partai Garuda," ujar Ridha di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Selasa (17/7/2018).

Partai Garuda mengklaim, para bakal calegnya berasal dari kader internal partai yang dideklarasikan pada tanggal 16 April 2015 lalu tersebut.

"Pencalegan ini kami banyak mengusung dari para kader-kader internal Partai Garuda," ujar Ridha.

Baca juga: OSO: Yang Brengsek Enggak Usah Maju Caleg Lah...

Rata-rata, bakal caleg Partai Garuda yang didaftarkan dalam pileg mendatang juga diklaim berumur di bawah 40 tahun.

"Rata-rata berada di bawah umur 35 dan 40 tahun. Tapi bahkan ada yang masih di bawah umur 25 tahun dan cukup banyak," kata dia.

Total ada 376 bakal caleg yang didaftarkan Partai Garuda. Rinciannya, laki-laki sebanyak 195 orang dan 181 perempuan.

"Dari total 875 yang mendaftar, kami seleksi dan masuk kita daftarkan jumlahnya 376, laki-laki 195, perempuan 181 di semua dapil, 80 dapil," ujar Sekretaris Jenderal Partai Garuda, Abdullah Mansyuri.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Eks Pejabat Kemenag Undang Sumantri Segera Disidang

Eks Pejabat Kemenag Undang Sumantri Segera Disidang

Nasional
Mendagri: Kepala Daerah Terpilih Harus Bisa Kendalikan Covid-19 di Wilayah Masing-masing

Mendagri: Kepala Daerah Terpilih Harus Bisa Kendalikan Covid-19 di Wilayah Masing-masing

Nasional
Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

Planas PRB Harap Konsep Konvergensi Cegah Ketidakefisienan Sumber Daya Pencegahan Bencana

Nasional
Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

Waketum PKB: Minimal Ada 3 Menteri yang Di-reshuffle

Nasional
Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

Soal Reshuffle Kabinet, Gerindra: Itu Hak Presiden, Kita Tak Ikut Campur

Nasional
Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

Ilham Saputra Resmi Jadi Ketua KPU Definitif Gantikan Arief Budiman

Nasional
Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

Polri: Total 31 Tersangka Teroris Terkait Aksi Bom Bunuh Diri Makassar Sudah Ditangkap

Nasional
Zulkifli Hasan: Persoalan Impor Beras Tak Sesederhana yang Dibayangkan

Zulkifli Hasan: Persoalan Impor Beras Tak Sesederhana yang Dibayangkan

Nasional
Formappi: Pembentukan Satgas BLBI adalah Pengakuan Pentingnya RUU Perampasan Aset

Formappi: Pembentukan Satgas BLBI adalah Pengakuan Pentingnya RUU Perampasan Aset

Nasional
ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

ICW: Komitmen Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Dipercaya

Nasional
SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

SAFEnet Sebut Kondisi Kebebasan Berekspresi di Indonesia Memburuk pada 2020

Nasional
Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Polri Tangkap Lagi Satu Terduga Teroris Terkait Bom Bunuh Diri di Makassar

Nasional
Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Ramadhan Masih di Tengah Pandemi, Zulkifli Hasan Minta Pemerintah Kendalikan Harga Pangan

Nasional
Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Perludem: Masa Jabatan Presiden 3 Periode Inkonstitusional

Nasional
Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Wacana Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Dinilai Bertentangan dengan Semangat Reformasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X