Tekan Arogansi Anggota, IPW Nilai Pengawasan Internal Polri Harus Ditingkatkan - Kompas.com

Tekan Arogansi Anggota, IPW Nilai Pengawasan Internal Polri Harus Ditingkatkan

Kompas.com - 14/07/2018, 14:08 WIB
Foto pelaku pencurian diinterogasi pemilik toko di Pangkal Pinang, Kamis (12/7/2018)Istimewa Foto pelaku pencurian diinterogasi pemilik toko di Pangkal Pinang, Kamis (12/7/2018)


JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch ( IPW) Neta S Pane menilai tindak kekerasan yang dilakukan AKBP Y terhadap ibu-ibu yang diduga melakukan pencurian di toko mencerminkan arogansi anggota kepolisian yang masih sangat kental.

Peristiwa itu terjadi di Pangkalpinang, Bangka Belitung, Rabu (11/7/2018). 

Neta menekankan pentingnya peningkatan dan pengetatan pengawasan internal di tubuh Polri guna menekan hal semacam ini terulang. 

Sebenarnya, Neta menilai pendidikan personel Polri sudah baik. "Pendidikan mereka sebenarnya sudah cukup baik," kata Neta, ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (13/7/2018).

Baca juga: Terekam Pukul Ibu-ibu di Tokonya, AKBP Y Dicopot dari Jabatannya 

Neta menyebut, masih ada sikap arogansi polisi yang kental itu menyebabkan mereka lupa sebagai pengayom masyarakat dan sebagai aparatur penegak hukum.  

Akibatnya, ada oknum anggota yang cenderung main hakim sendiri. Menurut Neta, semua ini terjadi akibat lemahnya sistem kontrol di Polri.

"Atasan juga kerap tidak peduli dengan bawahan, sehingga bawahan cenderung seenaknya sendiri," ungkap Neta. 

Diketahui, kasus pemukulan yang dilakukan AKBP Y terjadi di toko milknya di Pangkalpinang, Bangka Belitung. AKBP Y melakukan pemukulan terhadap ibu-ibu yang diduga melakukan pencurian di toko miliknya. 

Baca juga: Viral Video Polisi Tendang Pencuri di Minimarket Pangkal Pinang, Kapolri Marah Besar

Video pemukulan yang dilakukan AKBP Y beredar luas di media sosial. Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pun marah besar atas tindakan yang dilakukan perwira menengah tersebut.

"Terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol M Iqbal, ketika dikonfirmasi. 

Berdasarkan telegram Kapolda Bangka Belitung, AKBP Y dimutasi dari jabatannya. Iqbal pun menyatakan, sikap AKBP Y tidak mencerminkan promoter yang menjadi landasan kerja Polri.


Terkini Lainnya

Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka Perusakan Barang Bukti Pengaturan Skor

Plt Ketum PSSI Jadi Tersangka Perusakan Barang Bukti Pengaturan Skor

Megapolitan
[POPULER NASIONAL] Jokowi Minta Cek Kebenaran Pernyataan Prabowo | Timses Jokowi Adukan Media

[POPULER NASIONAL] Jokowi Minta Cek Kebenaran Pernyataan Prabowo | Timses Jokowi Adukan Media

Nasional
Menumpuknya KTP Elektronik di Kantor-Kantor Kelurahan Jakut

Menumpuknya KTP Elektronik di Kantor-Kantor Kelurahan Jakut

Megapolitan
Usai Ramai Twit soal Presiden Baru, CEO Bukalapak Bertemu Jokowi Hari Ini

Usai Ramai Twit soal Presiden Baru, CEO Bukalapak Bertemu Jokowi Hari Ini

Nasional
Penembakan di Sebuah Pabrik di Illinois, Lima Orang Dilaporkan Tewas

Penembakan di Sebuah Pabrik di Illinois, Lima Orang Dilaporkan Tewas

Internasional
[POPULER NUSANTARA] Skripsi #2019GantiPresiden | Hari Pertama Kerja Gubernur Jatim Khofifah

[POPULER NUSANTARA] Skripsi #2019GantiPresiden | Hari Pertama Kerja Gubernur Jatim Khofifah

Regional
Saat Pengemudi Ojek Online Tak Terima Ditegur Petugas Sekuriti Mal

Saat Pengemudi Ojek Online Tak Terima Ditegur Petugas Sekuriti Mal

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN] Cekcok Warga karena Masakan Daging Babi | Petugas Temukan Arwana Emas | Kerumuman Ojek Online di Mal Kasablanka

[POPULER MEGAPOLITAN] Cekcok Warga karena Masakan Daging Babi | Petugas Temukan Arwana Emas | Kerumuman Ojek Online di Mal Kasablanka

Megapolitan
Senin Depan, Surat Suara di DKI Mulai Dilipat

Senin Depan, Surat Suara di DKI Mulai Dilipat

Megapolitan
Tawarkan PSK Melalui Akun WeChat, Pria di Batam Diamankan Polisi

Tawarkan PSK Melalui Akun WeChat, Pria di Batam Diamankan Polisi

Regional
Diinterogasi karena Berbahasa Spanyol, 2 Warga AS Gugat Pemerintah

Diinterogasi karena Berbahasa Spanyol, 2 Warga AS Gugat Pemerintah

Internasional
Warga Nigeria Ditemukan Tewas di Koja, Jakarta Utara

Warga Nigeria Ditemukan Tewas di Koja, Jakarta Utara

Megapolitan
Bentrok Dengan Polisi, 5 Warga Bima Dilarikan ke Rumah Sakit

Bentrok Dengan Polisi, 5 Warga Bima Dilarikan ke Rumah Sakit

Regional
Ikan Arwana Emas yang Ditemukan di Kali Utan Kayu Mati

Ikan Arwana Emas yang Ditemukan di Kali Utan Kayu Mati

Megapolitan
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan

Close Ads X