Ketua KPK Sebut OTT di Jakarta Diduga Terkait Tugas Komisi VII DPR - Kompas.com

Ketua KPK Sebut OTT di Jakarta Diduga Terkait Tugas Komisi VII DPR

Kompas.com - 13/07/2018, 21:23 WIB
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo saat wawancara khusus dengan Kompas.com di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/2/2016). Agus menjadi pimpinan KPK untuk masa bakti 2015-2019. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo saat wawancara khusus dengan Kompas.com di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (16/2/2016). Agus menjadi pimpinan KPK untuk masa bakti 2015-2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan di Jakarta terhadap anggota DPR pada Jumat (13/7/2018).

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan, penindakan yang dilakukan KPK terkait dengan tugas anggota DPR tersebut.

"KPK mengamankan uang rupiah ratusan juta. Kami duga terkait dengan tugas di Komisi VII DPR RI," ujar Agus Rahardjo saat dihubungi Kompas.com, Jumat malam.

Agus tidak menjelaskan secara detail mengenai siapa anggota DPR yang diamankan KPK.

Dia juga belum mau memberi pernyataan mengenai kasus tersebut.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Anggota DPR di Rumah Dinas Mensos Idrus oleh KPK

Sejauh ini, KPK telah mengungkap bahwa uang Rp 500 juta diamankan dalam OTT tersebut. Uang tersebut diduga sebagai transaksi suap terhadap penyelenggara negara.

Dalam kegiatan tersebut, petugas KPK juga membawa delapan orang lainnya untuk diperiksa. Delapan orang lainnya terdiri dari staf ahli anggota DPR, sopir dan pihak swasta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah ada informasi dari masyarakat. Petugas KPK kemudian menemukan bukti-bukti transaksi antara swasta dan penyelenggara negara.

Baca juga: OTT di Jakarta, KPK Periksa Intensif Sembilan Orang


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X