Terekam Pukul Ibu-ibu di Tokonya, AKBP Y Dicopot dari Jabatannya - Kompas.com

Terekam Pukul Ibu-ibu di Tokonya, AKBP Y Dicopot dari Jabatannya

Kompas.com - 13/07/2018, 11:52 WIB
Foto pelaku pencurian diinterogasi pemilik toko di Pangkal Pinang, Kamis (12/7/2018)Istimewa Foto pelaku pencurian diinterogasi pemilik toko di Pangkal Pinang, Kamis (12/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com — AKBP Y, pelaku tindak kekerasan terhadap seorang ibu yang mencuri di tokonya di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, dicopot dari jabatannya, Jumat (13/7/2018).

Hal ini berdasarkan telegram dari Kapolda Bangka Belitung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kompas.com, telegram tersebut bernomor ST/1786/VII/2018 tertanggal 13 Juli 2018.

AKBP Y dimutasi sebagai perwira menengah di Polda Bangka Belitung. Ia masih menjalani pemeriksaan di Satreskrim Pangkal Pinang.

Baca juga: Viral Video Polisi Tendang Pencuri di Minimarket Pangkal Pinang, Kapolri Marah Besar

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) M Iqbal menyatakan, Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Bangka Belitung untuk mencopot AKBP Y.

Tito marah besar atas tindakan AKBP Y yang terekam video lalu viral.

"Kapolri memerintahkan Kapolda Babel untuk mencopot yang bersangkutan hari ini juga. Yang bersangkutan salah satu Kasubdit di Direktorat Pamobvit," tutur Iqbal ketika dikonfirmasi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (11/7/2018) sekira pukul 19.00. Saat itu, ada sekitar tujuh orang masuk ke dalam toko dan diduga berpura-pura belanja.

Enam orang masuk ke dalam toko, sementara seorang lainnya menunggu di dalam mobil. Tiga orang tertangkap karena diduga mencuri, sementara empat orang lainnya melarikan diri menggunakan mobil.

Karena terpancing emosi, AKBP Y diduga melakukan pemukulan terhadap salah seorang pelaku pencurian yang merupakan seorang ibu.


Terkini Lainnya

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

5 Fakta Kebakaran Mobil di Bandara Juanda, Diduga Korsleting Charger HP hingga Pengakuan Pemilik

Regional
Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Bandung Barat, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Pelaku Pembunuhan Dufi Bawa Ponsel dan Kartu ATM Korban

Megapolitan
Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Pelaku Pembunuhan Dufi Ditangkap di Bantargebang

Megapolitan
Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Surya Paloh Nilai Pileg dan Pilpres Sama-sama Penting

Nasional
Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Setelah Membunuh CLP, Dua Pelaku Berupaya Melarikan Diri ke Jambi

Megapolitan
Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Surya Paloh: Tidak Salah Target Masuk 3 Besar di Pemilu 2019

Nasional
Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Perludem: Penyandang Disabilitas Mental Harus Diberi Hak Pilih dalam Pemilu

Nasional
BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

BIN: 7 Perguruan Tinggi Negeri Terpapar Paham Radikal

Nasional
BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

BIN Bantah Suap Ormas Demi Bungkam Kritik terhadap Pemerintah

Nasional
186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

186 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Bandung Barat

Regional
Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Terdapat Bekas Luka Pukulan di Kepala Perempuan yang Tewas di Indekos Mampang

Megapolitan
Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Dua Terduga Pelaku Bertamu ke Indekos CLP Sebelum Ditemukan Tewas di Mampang

Megapolitan
Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Terkait Kelompok Radikal, Kasus Penyerangan Pos Lantas Lamongan Dilimpahkan ke Densus 88

Regional
5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

5 Fakta Buaya Terkam Bocah di Riau, Diserang di Depan Rumah hingga Peringatan BBKSDA

Regional

Close Ads X