5,9 Juta Surat Pemberitahuan Memilih Tak Didistribusikan di Pilkada 2018 - Kompas.com

5,9 Juta Surat Pemberitahuan Memilih Tak Didistribusikan di Pilkada 2018

Kompas.com - 13/07/2018, 10:08 WIB
Sejumlah warga binaan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus di dalam Lapas Anak Wanita Kota Tangerang, Rabu (27/6/2018).  Sebanyak 31 warga binaan di TPS ini memberikan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Sejumlah warga binaan menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus di dalam Lapas Anak Wanita Kota Tangerang, Rabu (27/6/2018). Sebanyak 31 warga binaan di TPS ini memberikan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) mencatat banyaknya jumlah surat pemberitahuan memilih atau C6 yang tidak didistribusikan kepada pemilih pada Pilkada Serentak 2018.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengungkapkan, jumlah surat C6 yang tidak didistribusikan kepada pemilih mencapai lebih dari 5 juta surat.

"C6 itu ada 5.911.062 (yang tidak didistribusikan)," ujarnya di Kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Bawaslu Sebut Hanya Tiga Pilkada yang Bisa Sengketa di MK

Data tersebut merupakan hasil pengawasan Bawaslu terhadap pelaksaan pemilhan gubenur dan wakil presiden serentak 2018 lalu.

Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin usai Rapat Penetapan DPS dan DPSLN Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (23/6/2018).KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin usai Rapat Penetapan DPS dan DPSLN Pemilu 2019 di Jakarta, Sabtu (23/6/2018).

Menurut Afif, surat C6 memang bukan satu-satunya syarat wajib untuk menggunakan hak pilih di tempat pemungutan suara, namun hal ini bisa mempengaruhi pemilih.

Dengan adanya imbauan untuk membawa surat C6 untuk mencoblos, pemilih justru enggan dan ragu datang ke TPS karena tidak mengantongi surat C6.

Baca juga: Persentase Partisipasi Pilkada 2018, Papua Tertinggi, Riau dan Kaltim Terendah

Bawaslu juga mencatat, partisipasi pemilih dalm pemilihan gubenur dan wakil gubernur di 17 provinsi rata-rata hanya 69 persen saja dari total DPT 141,4 juta pemilih. Artinya, banyak pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya.

"Jadi ada jutaan C6 yang tidak sampai ke pemilih," kata dia.

Bagi Bawaslu, banyaknya surat C6 yang tak sampai ke pemilih menjadi cacatan pentingnya pemuktakhiran data pemilu dalam Pemilu 2019 untuk perbaikan akurasi data pemilih.


Komentar
Close Ads X