Golkar Akan Kawal Pemerintahan Khofifah-Emil di Jawa Timur

Kompas.com - 12/07/2018, 18:15 WIB
Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto bersama petinggi partai dan Calon Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa di DPP Golkar, Jakarta, Kamis (12/7/2018) DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKetua Umum Golkar Airlangga Hartarto bersama petinggi partai dan Calon Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa di DPP Golkar, Jakarta, Kamis (12/7/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya akan mendukung dan mengawal pemerintahan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak ke depannya.

Airlangga ingin pemerintahan Khofifah-Emil berjalan dengan baik dan sukses.

"Tadi kami bahas tentunya ke depan Golkar berkomitmen untuk menjaga agar Ibu Khofifah sukses memimpin masyarakat di tingkat provinsi," kata Airlangga usai melakukan pertemuan selama satu jam bersama Khofifah-Emil di DPP Golkar, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: Khofifah-Emil Dardak Temui Ketua Umum PAN di Rumah Dinasnya

Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama untuk membawa Khofifah-Emil pada kemenangannya di Pilkada Jawa Timur.

Sementara itu, Khofifah mengapresiasi dukungan yang telah diberikan Golkar terhadap dirinya dan Emil dalam memenangkan kontestasi politik di Jawa Timur.

Ia juga mengapresiasi upaya Airlangga yang terjun langsung memberikan dukungan dan orasi untuk memenangkan dirinya dan Emil.

"Selama perjalanan kampanye, dua kali mendapatkan kampanye terbuka dari KPU provinsi, Pak Ketum hadir dan memberikan support dan orasi termasuk pada kampanye terakhir. Dan kami dapat support saksi dan seterusnya," ujar dia.

Baca juga: Datangi DPP Golkar, Khofifah-Emil Sampaikan Apresiasi Dukungan

Khofifah juga berharap kader Golkar baik di tingkat provinsi, kabupaten dan kota hingga pusat bisa mendukung pemerintahannya di Jawa Timur.

"Karena pemerintahan provinsi adalah kepanjangan dari pemerintah pusat, maka mediasi di antara seluruh program kabupaten, kota dan pemerintah pusat harus dilakukan oleh gubernur dan wakil gubernur," ujar dia.

"Ini akan menjadi bagian dari penguatan pengawalan dari Golkar pada maksimalisasi kinerja pemerintahan di Jatim yang akan datang," lanjut dia.

Seperti diketahui, Khofifah-Emil Dardak unggul di Pilkada Jawa Timur. Pasangan ini meraup 53,55 persen suara, mengalahkan pasangan calon Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno (46,45 persen).

Kompas TV Kita kupas bagaimana peta dukungan di Pilkada Jatim bagi pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarnoputri.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Puji Aksi Panggung Nidji di JIS, PSI Janji Akan Kirimkan Tanda Tangan Pendiri Band Itu

Anies Puji Aksi Panggung Nidji di JIS, PSI Janji Akan Kirimkan Tanda Tangan Pendiri Band Itu

Nasional
Azis Syamsuddin Mengaku Khilaf Beri Uang Rp 210 Juta untuk Robin Pattuju

Azis Syamsuddin Mengaku Khilaf Beri Uang Rp 210 Juta untuk Robin Pattuju

Nasional
Kasus Pembangunan Kampus IPDN, KPK Panggil Dirut Waskita Karya, Hutama Karya dan Adhi Karya

Kasus Pembangunan Kampus IPDN, KPK Panggil Dirut Waskita Karya, Hutama Karya dan Adhi Karya

Nasional
Hakim Minta Azis Syamsuddin Jujur karena Dapat Ringankan Hukuman

Hakim Minta Azis Syamsuddin Jujur karena Dapat Ringankan Hukuman

Nasional
Kepala Bappenas Sebut ada Sekitar 80 Calon Nama Ibu Kota Baru, yang Dipilih 'Nusantara'

Kepala Bappenas Sebut ada Sekitar 80 Calon Nama Ibu Kota Baru, yang Dipilih 'Nusantara'

Nasional
Logika Membingungkan Pemerintah: Imbau WNI Tak ke Luar Negeri tapi Cabut Larangan Masuk 14 Negara

Logika Membingungkan Pemerintah: Imbau WNI Tak ke Luar Negeri tapi Cabut Larangan Masuk 14 Negara

Nasional
Alasan Pemerintah Pilih 'Nusantara' Jadi Nama Ibu Kota Baru: Ikonik dan Dikenal Sejak Dulu

Alasan Pemerintah Pilih "Nusantara" Jadi Nama Ibu Kota Baru: Ikonik dan Dikenal Sejak Dulu

Nasional
Investigasi Sementara KNKT, Ini Isi Rekaman Kokpit Sriwijaya Air yang Jatuh di Kepulauan Seribu

Investigasi Sementara KNKT, Ini Isi Rekaman Kokpit Sriwijaya Air yang Jatuh di Kepulauan Seribu

Nasional
BPOM Rilis 4 Jenis Vaksin Booster untuk Penerima Vaksin Sinovac

BPOM Rilis 4 Jenis Vaksin Booster untuk Penerima Vaksin Sinovac

Nasional
Saksi Sebut Munarman Terkait Pengeboman Gereja Katedral Jolo Filipina

Saksi Sebut Munarman Terkait Pengeboman Gereja Katedral Jolo Filipina

Nasional
Jokowi: IKN Dirancang agar Warga Pergi ke Mana-mana Dekat, Bisa Naik Sepeda dan Jalan Kaki

Jokowi: IKN Dirancang agar Warga Pergi ke Mana-mana Dekat, Bisa Naik Sepeda dan Jalan Kaki

Nasional
297 Juta Warga Sudah Divaksin, Jokowi: Ada yang Harus Naik Perahu, Naik Gunung...

297 Juta Warga Sudah Divaksin, Jokowi: Ada yang Harus Naik Perahu, Naik Gunung...

Nasional
Kepala Bappenas Umumkan Nama Ibu Kota Baru: Nusantara

Kepala Bappenas Umumkan Nama Ibu Kota Baru: Nusantara

Nasional
Jokowi: Ibu Kota Baru Bukan Hanya Memindahkan Perkantoran, tapi Membangun Smart City

Jokowi: Ibu Kota Baru Bukan Hanya Memindahkan Perkantoran, tapi Membangun Smart City

Nasional
Polri Pastikan Kapolrestabes Medan Akan Ditindak Tegas jika Terbukti Terima Suap

Polri Pastikan Kapolrestabes Medan Akan Ditindak Tegas jika Terbukti Terima Suap

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.